UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Hukrim
Polda Riau Amankan 8 Pelaku Karhutla
Minggu, 7 Maret 2021 | 22:34:38
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto
PEKANBARU - Untuk urusan penegakan hukum bagi para pelaku pembakaran hutan dan lahan, Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah menahan 8 orang pelaku.

Seluruhnya merupakan pelaku perorangan yang melakukan pembakaran sejak awal tahun hingga Maret 2021 ini.

Sedangkan, untuk luas lahan yang terbakar yang dilakukan para pelaku tercatat seluas 25,25 hektar di Provinsi Riau.

"Dari delapan pelaku, mereka diketahui membakar 25,25 hektar lahan," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Ahad (7/3/2021).

Untuk identitas kedelapan pelaku, mereka adalah inisial Zul, Mis, San, Pet, Ta, Ed, Mas dan AB.

"Seluruh tersangka ini dari kalangan perorangan," ungkap Narto.

Dari total luas yang terbakar, paling luas berada di kota Dumai. Dengan luasan 10,25 hektar yang terbakar.

"Polres Dumai memproses dua tindak pidana, dengan dua tersangka. Masih sidik," terang Narto.

Lahan kedua paling banyak terbakar, berada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dengan luas 6 hektar. Dengan satu orang tersangka, yang masih disidik.

Selanjutnya, di Polres Bengkalis menangani dua kasus dan dua tersangka. Dengan luas lahan terbakar, 3 hektar dan kasusnya masih sidik.

Disusul, lima hektar terbakar di Kepulauan Meranti dengan satu laporan. Dengan mengamankan satu orang tersangka.

Setelahnya, Polres Bengkalis memproses tiga hektar lahan yang terbakar, dengan dua laporan. Untuk tersangka ada dua orang, dan masih dalam penyidikan.

Terakhir, Polres Pelalawan dan Polres Kampar memproses 0,5 hektar lahan yang terbakar.

"Sama-sama memproses satu tersangka dan masih dalam penyidikan," jelas Narto.

Dari pendalaman sementara, para pelaku ini beralasan, nekad membakar lahan karena ingin menghemat biaya.

Disisi lain penegakan hukum bagi pelaku pembakaran, Narto berharap, masyarakat dapat mengubah pola lama membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

"Cara ini sudah tidak relevan, karena mengakibatkan kerusakan flora dan fauna yang ada dikawasan hutan. Kemudian, tentunya akibatnya munculnya asap, pastinya akan merusak kesehatan masyarakat," ungkap Narto. (MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Lakukan Pengecekan Pelaksanaan PPKM Mikro Dua Kelurahan di Kota Pekanbaru
Berprestasi Melalui Program Ketahanan Pangan, Prajurit Korem 031/WB Dapat Penghargaan
Polda Riau Siap Amankan Pemilihan Suara Ulang di Inhu dan Rohul
Kapolda Riau Akan Serius Buru Para Pelaku Narkoba
Gelar Vaksin Massal, Kapolda Riau Dukung Penuh Program Strategis Nasional Vaksin Covid-19

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter