UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Hukrim
Dugaan Korupsi KONI Bengkalis Mulai Disidik, Senin Ketua Cabor Diperiksa
Minggu, 21 Februari 2021 | 14:34:09
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Nanik Kushartanti SH,MH
BENGKALIS - Perkara dugaan korupsi dana hibah KONI Bengkalis 2019 sebesar Rp 12 miliar, naik ke tahap penyidikan. Terkait hal ini, Senin (22/2) sejumlah ketua cabang olahraga yang menerima dana hibah KONI Bengkalis akan diperiksa penyidik Pidsus Kejari Bengkalis. Salah seorang ketua Cabor yang akan diperiksa Senin depan adalah Ketua Aero Modeling, Muhamad Fachrorozi, Ketua FPTI Fivetrio Sulistino.

Tentang naiknya status perkara dana hibah KONI Bengkalis ini ke tahap penyidikan dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Nanik Kushartanti SH MH kepada awak media, Kamis (18/2) siang, di ruang kerjanya.

"Untuk perkara dugaan korupsi dana hibah KONI, sudah naik ke penyidikan," ujarnya.

Naiknya perkara ini ke penyidikan setelah hasil penyelidikan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) ditemukan adanya dugaan kerugian negara.

Nanik Kushartanti menegaskan, hasil penyelidikan ada cabang olahraga yang menerima dana KONI, SPJ-nya fiktif semua. Hanya saja, Nanik belum bersedia membeberkan nama Cabor bersangkutan.

"Ada Cabor SPJ-nya fiktif semua. Ini kan sudah keterlaluan," kata Nanik Kushartanti.

Kendati sudah naik ke penyidikan. Namun belum ada tersangka dalam perkara ini. Untuk menetapkan siapa saja tersangka dalam perkara ini, pihaknya melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pengurus KONI dan pengurus Cabor.

Sementara itu, pengurus Cabor Aero Modeling, Muhammad Fachrorozi ketika dikonfirmasi, Sabtu (20/2) membenarkan telah menerima surat panggilan untuk memberikan keterangan sebagai saksi kepada penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkalis. 

Muhammad Fachrorozi yang akrab disapa Agam, itu dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi berdasarkan Surat Panggilan Saksi Nomor SP-49/L.4.13.4/Fd.I.02/202, ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti, SH, MH.

Dalam surat tersebut, Agam diperintahkan menghadap penyidik Doli Novaisal, SH, MH, untuk memberikan keterangan seputar dana hibah KONI Bengkalis yang diterima Cabor yang diurusnya.

Dalam surat panggilan saksi itu, disebutkan pemanggilan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Prin-319/L.4.13/Fd.I/02/2021 tertanggal 10 Februari 2021.

Panggilan serupa juga diterima Fivetrio Sulistino dari Cabor Panjat Tebing. Jika dalam surat panggilan Agam dimintai keterangan oleh penyidik Doli Novaisal, sementara Fivetrio Sulistino yang akrab disapa Lilik akan diperiksa oleh Frengki Hutasoit.

Namun, baik Agam maupun Lilik belum bersedia memberikan keterangan terkait penggunaan dana hibah KONI yang dikucurkan ke Cabor mereka.

"Saya belum bisa memberikan statement, bang. Saya belum tahu apa saja pertanyaannya nanti," kata Agam, yang juga mantan pengurus KNPI Kabupaten Bengkalis itu.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
JCH Bengkalis Divaksinasi Covid-19 dan Meningitis
Optimalkan Molduk, Disdukcapil Terbitkan 1.200 Lembar KTP-el Warga Talang Muandau
Wabup Bengkalis Sidak ke Disdagperin dan DKP
Pemkab Siak Ikuti Rakor Supervisi Pencegahan Korupsi Sertifikasi Aset PSU Riau
Di Blok Rokan, Bupati Kasmarni Inginkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Beasiswa Pendidikan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter