Home  / Hukrim
Polda Riau Kembali Ungkap Narkotika Cair yang Dikendalikan Narapidana Lapas
Kamis, 4 Februari 2021 | 13:05:25
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali mengungkap peredaran narkotika jenis liquid atau cairan yang dipakai menggunakan minuman diwilayah Siak Hulu Kabupaten Kampar Riau. 

Dalam pengungkapan tersebut dua orang tersangka dibekuk dan seorang menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menuturkan narkotika liquid ini merupakan jenis baru dan sangat membahayakan masyarakat jika beredar.

"Ini pengungkapan narkoba jenis baru, berbentuk liquid atau cairan yang mengandung Methylenedioxy-Methamphetamine (MDMA)," ujar Agung di Mapolda Riau, Kamis (04/2/2021).

Dia menambahkan, dua orang tersangka berinisial JAC (38) dan MS (40) berhasil ditangkap terkait kasus ini. Sedangkan seorang lainnya berinisial RIS berstatus DPO.

"Tersangka MS merupakan Narapida kasus narkoba di Lapas Pariaman. Dia sebelumnya ditangkap Polda Riau diwilayah Rumbai dengan barang bukti 20 Kg sabu dan divonis 8 tahun," ungkap Agung. 

Agung menyampaikan, kronologi pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada Kamis (21/1/2021) malam, sekitar pukul 20.30 Wib, bahwa di Jalan Raya Pasir Putih KM 7 Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar ada seorang laki-laki yang menyimpan narkotika. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan dan observasi dilapangan.

"Selanjutnya diamankan pelaku JAC dengan barang bukti 50 botol narkoba jenis liquid merk Ferrari yang disimpan didalam kotak bola lampu," kata Agung.

Selain narkoba jenis liquid, lanjut Agung, juga diamankan 5 gram sabu, 3 bungkus kecil serbuk warna orange dan hijau diduga ekstasi dan 2 unit hqndphone. 

Menurut Kapolda, pada saat pemeriksaan JAC mengaku mendapatkan barang itu dari tersangka RIS. Setelah ditelusuri RIS merupakan orang suruhan dari tersangka MS.

Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap MS di Lapas Pariaman, Sumatera Barat. "Saat ini, kami masih melakukan pengembangan sel (jaringan pengedar) ke bawah sampai ke atas," jelasnya.

Lanjut Agung,  berdasarkan hasil pengecekan Laboratorium Forensik, liquid merk Ferrari itu mengandung senyawa ekstasi, cafein dan ketamin.

"Narkoba jenia Liquid ini mengandung senyawa ekstasi, cafein dan ketamin yang sangat berbahaya bila beredar di masyarakat," tandasnya. 

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 113 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 lima tahun dan paling lama 20 tahun. (R11)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kembali Datangi Kejati Riau, AMMK Riau Minta Indra Gunawan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi di Bengkalis
Kapolda Riau Akan Serius Buru Para Pelaku Narkoba
Gelar Vaksin Massal, Kapolda Riau Dukung Penuh Program Strategis Nasional Vaksin Covid-19
Viral, Video Oknum Perwira Polda Riau Isap Sabu Dalam Mobil
Perdana di Riau, Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter #2 Riau Korwil Indragiri Hulu Dikukuhkan Kepengurusannya

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter