Home  / Hukrim
Ditpolair Polda Riau Bekuk Dua Rampok Spesialis Kapal Tanker di Laut Dumai
6 Pelaku lainnya DPO.
Rabu, 27 Januari 2021 | 20:37:52
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Ditpolairud Polda Riau berhasil menangkap dua dari delapan orang pelaku perampokan di kapal MT Vantage Rider berbendera Nigeria.

Kedua rampok spesialia kapal itu dibekuk tim gabungan Ditpolairud Polda Riau dan Satreskrim Polres Dumai pada Senin (21/1/2021) sekitar pukul 16.00 Wib. 

Penangkapan berawal dari laporan adanya orang tak dikenal (OTK) yang naik ke kapal MT Vantage Rider yang sedang lego jangkar di pelabuhan PT Energi Unggul Persada Kelurahan Lubung Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kodya Dumai pada Selasa (15/1/2021) sekitar pukul 03.45 Wib untuk melakukan perompakan/pencurian.

Dua pelaku yang ditangkap adalah, M Suf Arianto (44), warga Jalan Bintang Gg Stell RT 002 RW 000 Kelurahan Purnama Kodya Dumai dan Hua (51) warga Jalan Rampang Akit RT 14 RW  07 Desa Tanjung Kapal Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tersangka M Suf Arianto diketahui merupakan residivis dalam kasus pencurian dengan kekerasan diatas Kapal Pung An pada tahun 2016 silam di perairan Dumai. Ia divonis 1,5 tahun dan baru bebas dari Lapas tahun 2017.

Direktur Polair Polda Riau, Kombes Pol Eko Irianto, didampingi Wakil Direkturnya, AKBP Wawan Setiawan mengatakan, sasaran para pelaku yakni kapal tanker yang sedang sandar melakukan kegiatan bonkar muat dan kemudian merampok spare part yang ada di kapal. 

"Tersangka M Suf Arianto dan beberapa komplotan lainnya adalah pemain lama khusus perompakan di kapal," ucapnya menegaskan, Rabu (27/1/2021).

Lanjut Eko, selain kedua tersangka saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran enam tersangka lainnya komplotan ini yakni, Jason Sianipar warga Batam Provinsi Kepri, Sitopit alias Topit, Salim, Doni Rosyadi, Jayus, Amat, kelimanya warga Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. 

Menurut Eko, dalam aksinya para pelaku mempunyai peran masing-masing, ada yang menyediakan kapal pompong, memanjat ke atas kapal dan menunggu di pompong serta sebagai otak pelaku perampokan dengan kekerasan. 

"Pada saat melakukan aksinya para pelaku ini selalu membawa senjata tajam jenis golok," ungkap Eko. 

Saat ini, para pelaku telah diamankan di sel tahanan Mako Polairud Polda Riau di Pekanbaru berikut beberapa barang bukti di antaranya 1 unit kapal pompong bermesin Dongfeng, 6 meter tali serat nilon berwarna orange, 1 batang bambu panjang 7 meter, 1 buah senjata tajam berupa golok dengan sarung kulit berwarna hitam, 1 unit kunci shock merk Glory, 1 obeng, 2 tang, tas ransel dan sebuah handphone merk Nokia.

Atas perbuatannya, polisi menjerat keduanya dengan Pasal 365 ayat (1) dan (2) ke 2 dan 3 KUHPidana. (R11)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polres Dumai Tangkap Dua Kurir Narkoba Dengan Barang Bukti 23 Kg Sabu dan 19.937 Butir Pil Ekstasi
Kapolda Riau Bersama Danrem 031/WB dan Danlanud ikuti Rapim TNI/Polri Tahun 2021 Secara Virtual
TLCI#2 Riau Peduli Kembali Lakukan Aksi Baksos di Cipang Perbatasan Sumbar
Hutan Alam di Riau Tinggal 1.442.669 Ha, Kinerja Satgas Penertiban Kebun Illegal Lemah
Kapolda Riau Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Medis Kepolisian Sebagai Tracer dan Vaksinator

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter