Home  / Hukrim
Dugaan Korupsi Proyek Jembatan WTC Bangkinang
KPK Dalami Kesaksian Jefry Noer, Ahmad Fikri dan Indra Pomi
Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:38:12
Foto : Ist
PEKANBARU, riaueditor.com - Dalami kesaksian tiga mantan pejabat Kampar atas dugaan korupsi pembangunan jembatan Water Front City (WTC) Bangkinang, pasca dilakukan pemeriksaan pada Kamis (21/1) di Mapolda Riau, penyidik KPK, akan melakukan pendalaman lebih lanjut atas kesaksian tiga mantan pejabat tersebut saat ini.

"Update hasil riksa (21/01/2021), kasus dugaan TPK Pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Water Front City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016, akan kami dalami," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, SH, MH dalam keterangan tertulisnya, dilansir oketimes.com Jumat (22/1/2021) sore.

Dijelaskan Ali Fikri, berdasarkan kesaksian ketiga mantan pejabat Kampar tersebut, pasca diperiksa penyidik pada Kamis (21/1/2021) di  Kepolisian Daerah Provinsi Riau, Jalan Jend. Sudirman/ Pattimura Kota Pekanbaru, Riau.

Saksi Jefri Noer selaku mantan Bupati Kabupaten Kampar periode tahun 2011-2016, didalami pengetahuan nya terkait adanya pengembalian sejumlah uang dari bersangkutan diduga berasal dari proyek pekerjaan pembangunan Jembatan Water Front City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016.

Sementara dari kesaksian Indra Pomi Nasution selaku mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan tahun 2015-2016, di dalami pengetahuannya terkait dugaan adanya permintaan khusus oleh Jefry Noer untuk memenangkan PT WIKA, dalam proyek pekerjaan pembangunan Jembatan Water Front City Multy Years tahun anggaran 2015-2016.

Kemudian kesaksian Ahmad Fikri, S.Ag, selaku mantan Ketua DPRD Kabupaten Kampar 2014, yang bersangkutan mengakui kepada penyidik yang bersangkutan dilakukan penyitaan sejumlah uang yang telah dilakukan penyetoran ke rekening penampungan KPK.

Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadwalkan pemanggilan tiga mantan pejabat tinggi Kabupaten Kampar, tahun 2011-2016, guna dimintai kesaksiannya terkait seputar dugaan korupsi proyek tersebut, Kamis (21/01/2021) di Mapolda Riau.

Ketiga mantan pejabat tinggi di Kabupaten Kampar yang dipanggil penyidik KPK tersebut, diantaranya Jefry Noer, mantan Bupati Kampar Periode tahun 2011-2016, Indra Pomi Nasution, mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan tahun 2015-2016 dan Ahmad Fikri, S.Ag, mantan Ketua DPRD Kabupaten Kampar tahun 2014.

"Ketiga mantan pejabat tersebut hari ini Kamis (21/01/2021) dijadwalkan untuk dipanggil dan undang untuk memberikan kesaksian terhadap tersangka AN (Adnan_red), tindak pidana korupsi Pengadaan dan Pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Water Front City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya yang diterima oketimes.com Kamis (21/01/2021) di Pekanbaru.

Dijelaskan Ali Fikri, pemeriksaan ketiga mantan pejabat tinggi Kabupten Kampar tahun 2011-2016 itu, dilakukan penyidik KPK di Markas Kepolisian Daerah Provinsi Riau, Jalan Jend Sudirman No.235/ Jalan Pattimura Kota Pekanbaru, Riau.

"Ketiganya dipanggil untuk memberikan kesaksian terkait perkara Tindak Pidana Korupsi Pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Water Front City Multy Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016, untuk tersangka ADN," pungkas Ali Fikri.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Anak Buah Sri Mulyani Buka-Bukaan Soal Korupsi Bansos
Polres Kampar Ungkap Kasus Curanmor, 3 Pelaku dan 3 Motor Diamankan
Dugaan Korupsi KONI Bengkalis Mulai Disidik, Senin Ketua Cabor Diperiksa
Wujud Kepedulian, Anggota Kodim Mimika Bersama Warga Perbaiki Jembatan
Wagubri Ajak Tegakkan Nilai Kebersamaan Demi Kemajuan Negeri

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter