Home  / Hukrim
PDIP Riau Sebut Belum Dapat Laporan VCS Oknum DPRD Pelalalwan
Kamis, 21 Januari 2021 | 16:50:29
Ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Kabar beredarnya Video Call Sex (VCS) mirip kader PDIP di Kabupaten Pelalawan, DPD PDIP Riau belum mau berkomentar. Alasannya, hingga saat ini kasus yang menjerat oknum anggota DPRD Pelalawan itu, belum mendapat laporan.

"Kalau tidak ada surat di atas hitam putih, partai tidak berhak memanggil kader yang dinilai bermasalah", ucap Wakil Ketua Bidang Organisasi Almainis SPd saat dikonfirmasi disela-sela rapat Banggar DPRD Riau, Kamis (21/01/21).

Anggota Komisi IV DPRD Riau itu menegaskan sesuai mekanisme partai, kader yang bermasalah hanya bisa diproses bila ada laporan.

Ia mengatakan kalaupun ada laporan, maka sebagai wakil ketua DPD PDIP Riau bidang organisasi, tidak bisa memutuskan sendiri.

"DPD itu kan kolektif kolegial. Nggak bisa saya putuskan sendiri. Harus dibawa ke rapat partai terlebih dahulu", ucapnya singkat.

Seperti diketahui beberapa bulan terakhir Kabupaten Pelalawan dihebohkan dengan beredarnya Video Call Sex (VCS) mirip oknum anggota DPRD Pelalawan. Belum diketahui persis siapa dalang utama penyebar luas video panas berdurasi 42 detik itu.

Dalam rekaman VCS terlihat oknum dewan tersebut memakai kacamata dengan telanjang dada. Tampak juga tangan sebelah kanan bergerak-gerak ke atas dan ke bawah sambil memegang alat vitalnya.

Di sisi kanan atas tampak pula dalam rekaman VCS ini seorang perempuan bugil. Perempuan tersebut berekspresi tidak senonoh. Oknum dewan itu pun terlihat bersemangat penuh nafsu menikmati dengan wajah senyum-senyum seraya mempercepat gerakan tangannya.

Menariknya, oknum yang menjabat sebagai ketua salah satu fraksi di DPRD Pelalawan itu, hingga kini belum memberikan keterangan terkait video panas yang beredar di masyarakat.

Upaya wartawan untuk mendapat konfirmasi dari oknum anggota DPRD Pelalawan itu, hingga kini belum berhasil. Baik melalui WhatShap, maupun menelepon langsung ke nomor selularnya.

Konon menurut salah seorang kolega yang biasa berinteraksi dengan oknum dewan itu, kemungkinan yang bersangkutan sudah ganti nomor.

"Semenjak kasus itu mencuat, saya sendiri tak bisa lagi menghubungi beliau", ucap kolega yang namanya dirahasiakan tersebut. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pemprov Riau Siapkan Bankeu Rp6 Miliar untuk MTQ di Pelalawan
Kakek Bejad Cabuli 6 Anak di Pelalawan Ditangkap Polisi
Cabuli ABG 5 Kali, Pria di Pelalawan Ditangkap Polisi
Forkopimda Pelalawan Tetap Fit dan Bugar Pasca Disuntik Vaksin Sinovac, Ajak Masyarakat Tak Ragu dan Bimbang
Masih Miliki 2 UPTD, DLH Pelalawan Targetkan Pengembangan Pelayanan Pengangkutan Sampah di 12 Kecamatan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter