Home  / Hukrim
Razia Balap Liar di Pekanbaru, Polisi Amankan 200 Motor
Senin, 18 Januari 2021 | 11:30:19
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Sebanyak 200 sepeda motor diamankan Polresta Pekanbaru. Ratusan sepeda motor itu terjaring dalam razia penindakan balap liar yang dilakukan petugas gabungan di areal Perkantoran Walikota di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru pada Minggu (17/1/2021).

Usai diamankan sepeda motor itu diangkut menuju ke Mapolresta Pekanbaru menggunakan truk untuk proses penindakan dan pendataan. 

"Ada sebanyak 200 sepeda motor yang berhasil kami amankan dari aksi balap liar. Semua ini atas laporan keresahan masyarakat," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mukmin Wijaya melalui Kasat Lantas Kompol Emil Eka Putra, Senin (18/1/2021).

Penangkapan 200 motor berbagai merek itu, kata Emil dilakukan dari razia gabungan yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wib. Operasi ini melibatkan personil Satlantas Polresta Pekanbaru dan Polsek Tenayan Raya yang dibagi dalam 2 tim berseragam dan tak berseragam. 

Balap liar ini dilakukan oleh sekelompok anak-anak yang dilaksanakan di areal perkantoran Walikota Pekanbaru. Mereka ini melakukan kegiatan balap liar, kemudian ada juga berkumpul di area balap yang tujuannya menggunakan motor-motor yang sudah banyak dimodifikasi.

Saat dilakukan razia, banyak sekali yang mencoba mengelabui polisi dengan berpura-pura hanya sebagai penonton saja.

"Dalam razia kemarin yang bersangkutan juga mengaku bahwa hanya menonton saja. Yang perlu digaris bawahi penonton pun juga bisa kita kenakan sanksi terkait dengan balap liar," ujar Emil. 

Rencananya, kata Emil agar memberi efek jera, para orang tua remaja ini juga akan dipanggil ke Polresta Pekanbaru.

"Tujuannya agar para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya. Apalagi, sekarang masa pandemi virus Corona (Covid-19)," tambahnya. 

Emil menjelaskan, untuk ratusan motor ini, untuk sementara disita dan diamankan di halaman Polresta Pekanbaru hingga pemilik menunjukkan kelengkapan surat kendaraan dan motor dikembalikan ke standarnya.

"Untuk Pasal yang akan dikenakan yakni Pasal 297 Undang-Undang No 22 tahun 2009 dengan denda Rp 3 juta," tegasnya. (R11)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Nyambi Jual Ganja, Nenek di Pekanbaru Ditangkap dari Pengembangan
Seorang Pengedar Sabu di Tanah Putih Ditangkap Saat Nunggu Pembeli
Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Terbungkus Baju Merah di Pinggir Jalan
Personel TNI-Polri Dikerahkan Bantu Korban Banjir di Jakarta
Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan Membusuk Oleh Warga di Pangkalan Kuras Terungkap

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter