Home  / Hukrim
8 Kurir Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Polisi Sita 4 Kg Sabu
Rabu, 13 Januari 2021 | 21:28:34
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Polresta Pekanbaru berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 4 kg dari Malaysia melalui jalur laut yang masuk melalui pelabuhan tikus di Dumai dan akan dibawa ke Jakarta. 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan, pengungkapan narkoba jenis sabu jaringan internasional ini dilakukan tim Opsnal Satresnarkoba di tiga lokasi berbeda dengan delapan orang tersangka. 

"Ada sekitar 4 kg sabu dan sebuah speed boat yang kita amankan dari delapan tersangka di dua lokasi di Kota Pekanbaru dan Dumai," katanya Rabu (13/1/2021).

Nandang menjelaskan, pengungkapan jaringan narkoba internasional tersebut berawal dari penangkapan seorang kurir asal Aceh berinisial NM di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru untuk menyeludupkan 4 kantong besar sabu yang disembunyikan dalam tas rangsel pada Kamis (07/1/2021). Tersangka berencana menggunakan pesawat komersial menuju Jakarta.

Saat itu benda mencurigakan terdeteksi mesin x-ray dan setelah dibongkar ternyata didalam tas rangsel berisi 2 kg sabu. 

Atas temuan ini, petugas Avsec Bandara SSK II Pekanbaru langsung mengamankan tersangka NM dan menyerahkannya ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru. 

Selanjutnya tim Opsnal melakukan pengembangan dan berhasil meringkus dua tersangka lainnya yakni MW dan MQ di kamar 214 sebuah hotel di Jalan SM Amin.

"Dikamar 214 itu, kembali ditemukan 4 paket besar sabu-sabu dengan berat 1.822,2 gram," jelasnya. 

Tak ingin putus disitu, tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru kembali melakukan penyelidikan dan pengembangan lanjut dan diketahui bahwa anggota jaringan internasional lainnya berada di Kota Dumai.

"Polisi pun kembali menangkap lima tersangka lainnya berinisial AR, MI, HE dan IW serta lF berikut barang bukti sabu-sabu seberat 207,7 gram dan sebuah speed boat," ungkap Nandang.

Lanjut Nandang, hasil penyelidikan narkoba tersebut dijemput langsung dari Malaysia melalui jalur laut menggunakan speed boat untuk dibawa ke Dumai. 

Seluruh narkoba yang dikirim dari Malaysia ini dari Dumai dibawa ke Pekanbaru untuk selanjutnya akan diseludupkan ke Jakarta.

"Kami menduga, pengiriman sabu ini sudah dilakukan berulang," katanya lagi. 

Akibat perbuatannya, delapan tersangka tersebut dijerat dengan Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun atau hukuman seumur hidup. (R11)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kakek Bejad Cabuli 6 Anak di Pelalawan Ditangkap Polisi
Antibodi dari Vaksin COVID-19 Tercapai Penuh pada Hari Ke-28 Usai Vaksinasi
Polisi Musnahkan 3,68 Kg Sabu Jaringan Internasional Dalam Air yang Dicampur Pembersih Lantai
Roadshow Online UI Goes to Riau 2021 ke SMAN 8 Pekanbaru Terasa Spesial
Kronologi 8 Pebulu Tangkis Indonesia Terlibat Pengaturan Skor

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter