Home  / Hukrim
Polsek Bunut dan Puskesmas Galakkan Ops Yustisi Akhir Tahun
Kamis, 31 Desember 2020 | 12:24:29
riaueditor
BUNUT, riaueditor.com - Polsek Bunut jajaran Polres Pelalawan bersama dengan Puskesmas Bunut   melaksanakan Operasi Yustisi di Jalan Lintas Bono Desa Petani, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kamis (31/12/2020).

Dalam Operasi Yustisi yang rutin digelar ini terhadap para pelanggar protokol kesehatan terutama yang tidak menggunakan masker setelah diberikan himbauan dan teguran lisan selanjutnya pelanggar tersebut diberikan masker.

Operasi yustisi dipimpin oleh Aiptu M Zainuddin dan Merry Nely selaku Koordinator Promosi Kesehatan Puskesmas Bunut.

Pembagian masker ini dilakukan dalam rangka Operasi yustisi dan Operasi Lilin yang saat ini sedang berlangsung. Ada 100 pcs masker yang dibagikan kepada masyarakat. 

Kapolsek Bunut AKP Rokhani mengatakan menggunakan masker merupakan hal yang sepele dilakukan, namun dari hal sepele inilah yang bisa melindungi kita dan orang-orang yang berada di sekeliling kita.

"Jangan sampai karena keteledoran kita menyebabkan keluarga kita yang nantinya juga menjadi korban Covid-19," ujarnya. 

Dikatakan Kapolsek, setelah terjaring operasi yustisi kepada para pelanggar protokol kesehatan yang tidak menggunakan masker setelah dibagikan diminta untuk langsung mengenakan masker.

Gunakan masker dengan benar yakni dengan menutupi bagian mulut dan hidung karena virus Corona dapat masuk kedalam tubuh manusia melalui hidung, mulut dan mata.

"Jangan lupa mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, gunakan masker saat berada diluar rumah, jaga jarak dan mengindari kerumunan," kata AKP Rokhani

Selain itu AKP Rokhani juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa Kapolri Henderal Idham Azis menerbitkan maklumat terkait penanganan pandemi Covid-19.

Maklumat No: Mak/4/XII/2020 tertanggal 23 Desember 2020, Kapolri menyerukan agar ada kepatuhan protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Tujuan diterbitkannya maklumat tersebut agar mencegah terjadinya penyebaran virus Corona.

Dalam Maklumat itu, setidaknya ada empat poin yang ditegaskan oleh kapolri.

Pertama, agar masyarakat tak menyelenggarakan kegiatan atau pertemuan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum.

Pasalnya, penyebaran virus corona dalam skala nasional masih belum sepenuhnya terkendali. Selain itu, masih ada potensi penyebaran virus di tengah masyarakat.

Kegiatan-kegiatan yang dilarang digelar selama libur Natal dan Tahun Baru antara lain, perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai hingga karnaval dan pesta penyalaan kembang api.

Pihak kepolisian akan menindak tegas apabila terdapat pelanggaran dalam aturan yang termaktub dalam maklumat tersebut.

"Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," tulis maklumat tersebut. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polsek Tanah Putih dan Tim Gabungan Berhasil Padamkan Lahan yang Terbakat
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 40 Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Pil Ekstasi dari Malaysia
Polsek Tampan Lonching Pelaksanaan Pelayanan Drive Thru melalui Aplikasi
Kapolda Riau dan Istri Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla Di Tanjung Kapal Rupat Bengkalis
Tim Gabungan Polsek Tanah Putih dan Koramil 02/Taput Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Kepenghuluan Putat

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter