Home  / Hukrim
Polda Riau Tangkap Empat Dari Enam Pelaku Molotov Rumah dan Mobil Warga Tapung
Rabu, 30 Desember 2020 | 18:22:28
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Polda Riau membekuk empat dari enam orang pelaku pelemparan molotov di rumah Nurhayati Syahrani Tarigan yang berlokasi di Desa Bukit Kemuning, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau pada Kamis (24/12/2020) lalu. 

Dua pelaku lainnya berinisial Opik dan IL telah berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan saat ini sedang dalam pengejaran.

"Keempat pelaku itu adalah Wismar Susanto alias Ucok, Irwan Jaya, Sukimin dan Kaliman Tirta Agung," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rabu (30/12/2020).

Menurut Kapolda, pelaku Wismar Susanto alias Ucok, Irwan Jaya dan Sukimin diamankan dilokasi berbeda diwilayah Tapung pada Selasa (29/12/2020). Sedangkan Kaliman ditangkap di daerah Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (30/12/2020) dini hari

Tindakan para pelaku ini tidak hanya melakukan perusakan rumah dan mobil Nissan X Trail milik korban tapi juga mengancam nyawa korbannya. Untuk melakukan perbuatannya tersebut para pelaku mendapat bayaran Rp 30 juta.

"Aksi mereka sudah terencana dan terstuktur rapi. Untuk motifnya masih dalami. Mereka (pelaku) masih menutupi motif tersebut,"  kata Agung.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, bahwa aksi pelemparan molotov itu terjadi di Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Bukti Kemuning, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Sebuah mobil Nissan X-Trail dan rumah milik korban hangus terbakar. 

Atas kejadian itu, tim Ditreskrimum Polda Riau langsung melakukan penyelidikan dan hasilnya, pihaknya berhasil mengidentifikasi para pelaku tersebut. 

Tak butuh waktu lama, lima hari pasca kejadian pelemparan molotov itu, Ditreskrimum Polda Riau berhasil menangkap empat dari enam pelaku yakni, Sukimin, Wismar Santoso, Irwan Jaya dan Keliman Tirta Agung.

"Keempat pelaku ditangkap di lakasi berbeda di daerah Tapung, Kampar dan Deli Serdang Sumut," ungkap Zain.

Lebih lanjut dikatakan Zein, dalam melancarkan aksinya, para pelaku memiliki peran masing-masing. 

Wismar Santoso berperan sebagai otak pelaku yang merencanakan dan menyuruh melakukan molotov rumah dan mobil korban.

Pelaku Irwan merekrut IL selaku penghubung untuk mencari para eksekutor. Sukimin sebagai penunjuk arah ke rumah korban serta ikut dalam eksekusi dan Irwan Jaya yang berperan mempersiapkan molotov. 

Selanjutnya, Opik dan Kaliman berperan sebagai eksekutor yang melemparkan molotov ke rumah dan mobil milik Nurhayati.

"Aksi ini telah direncanakan pelaku sejak 22 Desember. Sebelumnya mereka bertemu di salah satu kafe di Jalan Air Hitam, Pekanbaru,"  ungkap Zain.

Keesokan harinya, para tersangka kembali bertemu di salah satu kafe di Kecamatan Tapung, dan mengambil botol sisa minuman. Kemudian, membeli empat jerigen  bensin, dan sumbu kompor.

Mereka pergi ke perkebunan dan merakit molotov. Dari sana para pelaku melanjutkan perjalanan menuju ke rumah korban dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner BM 1674 VC untuk melakukan aksinya. 

"Para pelaku ini tak hanya disuruh untuk membakar rumah dan mobil, tapi juga orang yang ada dalam rumah juga," terang Zain. 

Ditanyakan penyebab rumah dan mobil Nurhayati dimolotov, Zain menduga, lantaran korban membantu masyarakat dalam menuntut keadilan. 

 "Korban membantu warga mencari keadilan. Korban melaporkan kasus penggelapan sertifikat Tora di Desa Senama Nenek ke Polda Riau," tutur Zain 

Untuk melakukan aksi tersebut, para pelaku diupah sebesar Rp 30 juta. Namun mereka baru dibayar Rp 27 juta dan diminta untuk melarikan diri.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal berlapis yaitu, Pasal 181 atau Pasal 170, jo Pasal 340 jo Pasal 55 jo Pasal 56 KUHP.  Ancaman pidananya 12 tahun penjara. (R11)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gelar Demo di Polda Riau, GMRB Desak Polisi Segera Usut Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan
Propam Polda Riau Periksa Kapolres Pelalawan Terkait Video Adu Owa Dengan Anjing
20.000 Vaksin Sinovac Untuk Riau Tiba di Pekanbaru
Sepanjang Tahun 2020, Polda Riau Pecat 7 Anggotanya
Lindungi Warga Dari Covid-19, Polsubsektor Pelalawan Gencar Gelar Operasi Yustisi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter