Home  / Hukrim
Kurun Waktu 9 Hari, Polda Riau dan Jajaran Amankan 94 Kg Sabu, 22 Ribu Ekastasi dan 11 Tersangka Narkoba
Selasa, 8 Desember 2020 | 16:30:20
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Hanya dalam kurun waktu 9 hari, dimulai dari Sabtu 28 Nopember hingga Minggu 6 Desember 2020, Direktorat Narkoba Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Polres Bengkalis berhasil menggulung sindikat narkoba di empat lokasi berbeda dengan membekuk 11 orang tersangka dan 2 orang dinyatakan DPO (daftar pencarian orang).

Hal ini dikatakan Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi saat konferensi pers pengungkapan narkoba yang digelar di halaman Mapolda Riau Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (08/12/2020) siang. 

Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan barang bukti narkoba sebanyak 94 kilogram sabu, 22 ribu butir pil ekstasi berbagai merk, 1 unit speedboad berkekuatan mesin 60 PK, 1 unit mobil Grand Livina, 1 unit sepeda motor serta 15 unit handphone berbagai merek.

Pengungkapan dilokasi pertama pada Rabu (28/11/2020) di kos-kosan eksekutif di Jalan Cemara Gading Kelurahan Tangkerang Barat Pekanbaru, tim opsnal Direktorat narkoba yang dipimpin AKBP Hardian Pratama berhasil menangkap 2 pekaku RAD dan JIM serta mengamankan barang bukti diantaranya 4 bungkus plastik bening berisikan pil ekstasi warna orange berlogo WB yang disimpan dalam jok sepeda motor Nopol BM 3093 AAV serta 2 unit handphone dari kedua pelaku.

Ditempat kedua, tim Polsek Bantan yang diback up Satresnarkoba Polres Bengkalis membekuk 3 pelaku berinisial DUL, AND dan NAS berikut barang bukti 3 buah tas berisikan 44 bungkus shabu, sebuah tas berisi 5 bungkus besar pil ekstasi dan 1 unit speedboad dengan mesin tempel 60 PK serta 5 unit handphone. 

Pengungkapan oleh Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis itu berawal pada Sabtu (28/11/2020), dimana Kapolsek Bantan AKP Zulmar mendapat informasi akan ada penyelundupan narkotika dari Malaysia ke wilayah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian selama delapan hari di wilayah pesisir laut Batan. Hingga akhirnya pada Minggu (6/12/2020) siang sekitar pukul 10.30 Wib terlihat 1 unit ppeed boad di Sungai Jangkang hendak merapat ke tepi sungai yang didalamnya terdapat dua orang dan satu orang yang sedang menunggu di darat. 

Hingga saat speed boad sudah merapat, tim Polsek Bantan yang diback up Satnarkoba Polres Bengkalis langsung melakukan  penyergapan dan berhasil menangkap para pelaku tanpa perlawanan.

Dilokasi ketiga, giliran tim Harimau Kampar menggulung 3 orang sindikat narkoba berinisial FRI, JEF, dan HER serta seorang lainnya berinisial PEN dinyatakan DPO.

Bersama ketiga pelaku tersebut, tim berhasil mengamankan 30 kg sabu yang terbungkus dalam 30 kemasan serta 2 unit handphone.

Kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh tim pada hari Senin (30/11/2020), tentang rencana pengiriman barang haram dari Malaysia ke Indonesia yang masuk melalui jalur laut di daerah Bengkalis.

Informasi tersebut dimatangkan oleh tim, dan pada keesokan harinya Selasa (1/12/2020) diperoleh informasi bahwa narkoba tersebut sudah berada dalam penguasaan pelaku FRI, yang saat itu berada dirumahnya di Jalan Perjuangan Gg Mandiri Bengkalis.

Tak membuang waktu, tim Harimau Kampar yang dipimpin oleh Kasubdit I Ditresnarkkba AKBP Hardian Pratama langsung melakukan penyergapan terhadap pelaku dirumahnya tersebut dan mengamankan berhasil barang bukti 30 kilogram sabu yang tersimpan dibelakang rumah serta menyita 2 unit handphone. 

Sabu tersebut menurut pengakuan tersangka FRI merupakan perintah dari pelaku JEF dan rencananya akan diserahkan kepada pelaku PEN yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO). 

Pada kasus keempat, tim dari Polsek Payung Sekaki jajaran Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan 3 orang pelaku narkotika berinisial AFR, FAR dan RIA pada Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 12.30 Wib di simpang lampu merah Stadion Kaharudin Nasution Jalan Yos Sudarso Rumbai Kota Pekanbaru.

Berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh Kapolsek Polsek Payung Sekaki, Iptu Agung Rama Setiawan tentang akan adanya transaksi narkoba disatu lokasi. 

Mendapati informasi itu, tim langsung bergerak dan mendapati sebuah mobil Grand Livina warna hitam Nopol BM 1168 JW yang sedang berhenti di simpang empat lampu merah stadion. 

Tim Opsnal yang dipimpin langsung Kapolsek itu langsung memepet mobil Grand Livina tersebut dan mengamankan ketiga orang pelaku. 

Setelah dilakukan pemeriksaan percakapan WA dari handphone, di dapati percakapan yang mencurigakan. Sehingga langsung dilakukan penggeledahan di dalam mobil dan ditemukan 20 bungkus paket besar sabu seberat 20 kg. 

"Kita akan terus lakukan upaya pengungkapan dan membawa para tersangka hingga ke proses pengadilan. Saya mengajak semua masyarakat untuk bersama bersinergi memberantas narkoba ini, kita tau para pelaku selalu menggunakan cara cara baru dan kita akan terus kejar mereka," kata Irjen Agung optimis.

Para pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun. (R11)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polsek Tanah Putih dan Tim Gabungan Berhasil Padamkan Lahan yang Terbakat
Kapolda Riau Turun Langsung Berjibaku Padamkan Api Karhutla di Pulau Merbau dan Bengkalis
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 40 Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Pil Ekstasi dari Malaysia
Unjuk Rasa di Kejati Riau, AMMK Minta Indra Gunawan Eet dan Tajul Mudaris di Tahan
Kapolda Riau dan Istri Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla Di Tanjung Kapal Rupat Bengkalis

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter