Home  / Hukrim
ABG di Pekanbaru ini Nekat Curi Laptop Demi Biaya Hidup Sehari-hari
Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:36:23
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Seorang anak baru gede (ABG) di Kota Pekanbaru terpaksa digelandang aparat Polsek Tenayan Raya lantaran terpergok mencuri sebuah laptop dan cas handphone Sony Experia, Senin (10/8) kemarin.

J alias Janu (16), mengaku mencuri 
untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dikarenakan ia menumpang dirumah orang lain.

"Bapak saya sudah meninggal, ibu kandung kawin lagi. Sudah 3 bulan meninggalkan rumah mencari pekerjaan namun tidak ada kerja," kata Janu sambil memegang jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Tenayan Raya. 

Tertangkapnya Janu berawal dari laporan Rahmad Danil (25), seorang guru di Yayasan SD Taruna Islam, Islam Jalan Melur Indah Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. 

Saat itu pada Selasa (4/8), sekitar pukul 16.00 Wib, korban yang terbangun di ruang kelas III A SD Taruna Islam tidak menemukan 1 unit laptop Asus warna putih dan 1 buah cas handphone Sony Experia Z 5 miliknya yang diletakkan dibawah disamping korban tidur. 

Korban kemudian menghubungi Kepala Yayasan untuk meminta rekaman CCTV. Dari hasil rekaman terlihat seorang yang tidak dikenal memakai masker putih, berbaju merah maron dan bercelana pendek kuning masuk kedalam ruangan kelas dan mengambil barang-barang milik korban. 

Selanjutnya, pada Senin (10/8) sore, korban mendapat informasi dari warga bahwa pernah melihat orang yang menggunakan pakaian yang sama di salah satu rumah warga milik keluarga Teddi. Rahmad lalu mendatangi rumah keluarga Teddi, namun pelaku sudah tidak ada dirumah tersebut. 

Berselang tak lama, sekitar pukul 22.00 Wib warga sekitar berhasil mengamankan pelaku di pos ronda yang berada di Jalan Melur Indah. Warga pun menyerahkan pelaku ke Mapolsek Tenayan Raya guna proses hukum selanjutnya. 

Kapolsek Tenayan Raya Kompol H  M Hannafi mengatakan, kepada petugas Janu mangakui jika dirinya telah melakukan pencurian tersebut sendirian.

"Untuk barang bukti dijual Teddi dan Aseng, kemudian pelaku diberikan uang Rp150 ribu saja," kata Hanafi, Kamis (13/8).

Masih kata Hanafi, setelah dilakukan pemeriksaan selain perkara diatas Janu juga mengakui jika dua juga elakukan pencurian berupa tabung gas dirumah Watni di Jalan Slamat.

"Namun di kasus pencurian tabung gas ini, telah diselesaikan secara kekeluargaan, korban sudah memaafkan pelaku," ujar Kapolsek. (R11)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jasad Mr X yang Ditemukan Tewas Dalam Sumur Warga Tualang Ternyata Warga Pekanbaru
Sempat Buang BB, Pengedar Narkoba di Kecamatan Tanah Putih Ditangkap Saat Nunggu Pembali
Perkosa Warga Sekampungnya, Pria di Rohil Ditangkap Polisi
Simpan Sabu di Pohon Kelapa Warga di Pangkalan Kuras Ditangkap Polisi
Imperial KTV Pekanbaru Diduga Sediakan Narkoba Untuk Pengunjung

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter