Home  / Hukrim
Ditpolair Polda Riau Tangkap Kapal KLM Wan Rezki Jaya Bermuatan 1.062 Dus Rokok Ilegal
Selasa, 7 Juli 2020 | 15:40:30
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Direktorat Polisi Air Kepolisian Daerah Riau menggagalkan penyelundupan ribuan kardus rokok ilegal atau tanpa dilengkapi cukai yang ditutupi kelapa di Perairan Kuala Selat, Sungai Dendan Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

"Dikapal KLM Wan Rezki Jaya ditemukan 1.062 tim/kotak rokok merk Luffman yang tidak memiliki label cukai dan tidak dilengkapi dokumen," kata Dirpolair Polda Riau Kombes Pol Badaruddin didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Selasa (07/7/2020).

Ia menjelaskan, penangkapan itu dilakukan pada Sabtu (04/7/2020) siang sekitar pukul 14.00 Wib di Perairan Kuala Selat, Sungai Dendan Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil, Riau. Tersangka berinisial Jm (51) dan IH (42), keduanya merupakan penjaga kapal

Kronologis penangkapan KLM Wan Rezki Jaya berawal dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan Unit Intel Air Subdit Gakkum tentang adanya kegiatan penyelundupan rokok dari Kepulauan Riau tujuan Sungai Dendan Kabupaten Inhil.

Selanjutnya tim Offensiv Ditpolairud Polda Riau yang dipimpin oleh Kompol Syamsuddin SH MH beserta Dan Pal KP IV-1007 dan Dan Pal KP IV-1008, berangkat dari Kuala Enok Kabupaten Inhil dengan menggunakan sarana Tactical Ship 03 dan melakukan patroli disekitar Perairan Kuala Selat Kecamatan Kateman Inhil.

Tak lama kemudian tim mendapati satu unit kapal yang sedang sandar di dalam Sungai Dendan. Setelah dilakukan pemeriksaan tim mengamankan KLM Wan Rezki Jaya GT 34 yang dijaga oleh Jm dan IH.

Jika dilihat dari luar kapal tersebut dipenuhi oleh kelapa dan setelah dilakukan pemeriksaan dibawah tumpukan kelapa ditemukan 1.062 tin rokok merk Luffman dengan rincian 650 tim Luffman merah dan 412 tim Luffman putih. 

"Tersangka sengaja menutup dengan kelapa untuk mengelabui petugas," ungkap Badaruddin. 

Badaruddin menambahkan, karena sungai di TKP dalam keadaan surut, maka KLM Wan Rezki Jaya GT 34 kandas dan baru bisa dikeluarkan setelah air sungai pasang. 

"Lalu pada pukul 21.30 Wib setelah air pasang kapal tersebut baru bisa dibawa keluar sungai dan pada Minggu (05/7/2020) sekitar pukul 05.30 Wib kapal baru sampai ke Perairan Guntung Kabupaten Inhil, untuk selanjutnya dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Riau," jelasnya. 

Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mako Ditpolair Polda Riau Pekanbaru guna pemeriksaan lebih lanjut. 

"Untuk saat ini kita masih mendalami kasus ini, pemilik rokok ilegal tersebut indentitasnya sudah kita kantongi," tutup Badaruddin. (R11)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Kunjungi RS Aulia Pekanbaru Cek Penanganan Pasien Covid-19
Ungkap Peredaran Gelap Narkoba, Polda Riau Amankan 2 Karyawan dan Seorang Pemandu Lagu di Imperial KTV Hotel Grand Central
Polisi Tangkap 3 Orang Komplotan Jambret di Pekanbaru, 1 di Dor, 2 DPO
Beberapa Kali Mangkir, Besok Polda Riau Jadwalkan Periksa Sihol Pangaribuan
Pemprov Riau Tetapkan Pergub Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter