Home  / Hukrim
Kasus Suap di MA, KPK Usut Aset Buronan Nurhadi dan Menantunya
Rabu, 20 Mei 2020 | 10:12:59
(Foto: iNews.id/ Riezky Maulana).
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri.
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) aset mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Pengusutan tersebut dengan mendalami keterangan dari pimpinan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Hari Utomo dan Rekan Hari Purwanto, Selasa (20/5/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam pengusutan aset tersebut KPK juga memanggil 2 karyawan swasta masing-masing Eviy Olivia dan Yoga Dwi Hartiar.

"Penyidik menelusuri kepemilikan aset-aset milik tersangka NHD melalui pengetahuan saksi," ujar Ali Fikri di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Dia menuturkan, Eviy Olivia dan Yoga Dwi Hartiar tidak memenuhi panggilan. Keduanya tidak hadir tanpa memberikan keterangan kepada KPK.

"Tidak hadir tanpa adanya keterangan," katanya.

KPK telah menetapkan Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono dari swasta sebagai tersangka pada (16/12/2019). Keduanya diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA.

Saat ini, Nurhadi dan Rezky telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). KPK masih mencari lokasi persembunyian keduanya.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jubir Wapres Minta Polisi Usut Zoombombing saat Ma`ruf Bicara
KPK Bakal Jerat Pidana Para Pelindung Nurhadi Selama Buron
5 Fakta Penangkapan Eks Sekretaris MA Nurhadi
KPK Tangkap Nurhadi dan Menantunya
KPK Luncurkan Fitur JAGA Bansos

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad