Home  / Hukrim
Resmi Terima SPDP, Tiga Jaksa Disiapkan Untuk Teliti Berkas Tersangka Anak Bupati Rohil
Senin, 17 Februari 2020 | 18:19:49
Ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penganiayaan anak Bupati Rohil AS alias Ari (33) akhirnya diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru dari kepolisian. 

Selanjutnya, kejaksaan menunggu berkas perkara oknum ASN Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) itu untuk diteliti.

Hal ini dikatakan Kepala Pidana Umum Kejari Pekanbaru, Robi Harianto, kepada riaueditor.com, Senin (17/2/2020) siang. 

"SPDP nya telah diserahkan ke kami pada Jumat (13/2/2020) kemarin," ujar Robi.

Ia mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan tiga orang jaksa untuk meneliti berkas perkara Anak Bupati Rohil itu. 

"Berkas itu nantinya yang akan diserahkan ke pengadilan agar Ari bisa disidangkan," tambah Robi.

Ari yang merupakan anak Bupati Rohil, resmi meringkuk di sel tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap Asep Feriyanto (37) oleh penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Mirisnya, aksi penganiayaan yang melibatkan salah satu anak kandung Bupati Rohil yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Rohil tersebut bermotif perebutan cewek.

Tak hanya Ari, polisi saat ini juga tengah memburu dua tersangka lainnya berinisial H dan B, yang ikut mengeroyok korban. 

H dan B diduga merupakan sopir dan ajudan anak Bupati Rohil tersebut. 

Kasus penganiayaan yang dialami Asep Feriyanto itu terjadi pada Kamis (13/02/2020) dini hari, sekitar pukul 00.30 Wib Jalan HR Soebrantas tepatnya di parkiran belakang Hotel Mona, Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau. 

Saat itu, Ari bersama H dan B datang untuk menemui Asep yang sedang bersama Resti, perempuan dekat Ari di hotel Mona Plaza Kota Pekanbaru.

Namun saat itu, Ari cemburu melihat perempuan dekatnya bersama Asep. Dengan dibantu dua temannya, Ari pun lalu menyerang Asep dengan membabi buta menggunakan pukulan dan kayu broti yang ada di lokasi kejadian. 

Asep pun langsung babak belur bersimbah darah dan tak sadarkan diri. Sejumlah petugas hotel mencoba melerai, namun tidak berhasil.

Tak butuh waktu lama, polisi yang menerima laporan akhirnya menciduk Ari dan membawanya ke Polsek Tampan guna proses hukum lebih lanjut. (dri) 



Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pangkogabwilhan I Resmikan Operasional Rumah Sakit Covid-19 di Pulau Galang
Kasdim dan Pasiter Kodim 0313/KPR Terima Audiensi Pengurus KNPI Kampar
Tak Terima Ditilang, Pria di Meranti Tewas Setelah Mengamuk dan Serang Polisi Dengan Badik
Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Penggunaan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara
Walikota Pekanbaru Resmikan Masjid Paripurna Raudhatus Shalihin

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad