Home  / Hukrim
KPK Tak Merasa Disindir Sayembara Cari Harun Berhadiah iPhone
Senin, 17 Februari 2020 | 10:12:26
(CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Wakil Ketua KPK terpilih 2019-2023 Nurul Ghufron.
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak merasa disindir dengan sayembara mencari Harun Masiku dan Nurhadi Abdurrachman yang digelar Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI). MAKI menghadiahi iPhone 11 bagi siapapun yang tahu serta melaporkan keberadaan Harun dan Nurhadi.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk partisipasi yang ditunjukkan masyarakat dalam proses penegakan hukum. Hal itu justru sangat membantu kerja-kerja pemberantasan korupsi mengingat kuantitas SDM yang dimiliki tak sebanyak lembaga penegak hukum lain.

"Enggak (tersindir) lah. KPK itu sangat terbatas sumber daya manusia dan jaringannya. Karena itu kami sangat terbuka atas segala keterbatasan tersebut kepada partisipasi masyarakat," kata Ghufron kepada CNNIndonesia.com, Senin (17/2).

Ia menuturkan sayembara iPhone 11 dapat menjadi penggugah masyarakat dalam melakukan pencarian kedua tersangka. Secara bersamaan, ia meyakini bahwa lembaganya juga terus bekerja untuk `menyeret` kedua tersangka itu ke kantor komisi antirasuah.

"Selama ini KPK telah berupaya dan akan terus berupaya membawa keduanya untuk diproses secara hukum," pungkasnya.

Ghufron mengingatkan terhadap pihak-pihak yang secara sengaja menyembunyikan tersangka dari kejaran KPK. Kata dia, terdapat konsekuensi hukum sebagaimana diatur Pasal 21 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Beleid tersebut mengatur tentang siapapun yang dengan sengaja dan sadar merintangi atau menggagalkan penyidikan terancam pidana minimal tiga tahun. Di masa lalu pun KPK beberapa kali menjeratkan pasal tersebut kepada beberapa pihak.

"Kalau masyarakat turut serta kami yakin keduanya akan ditemukan. Bahkan, kalau ada pihak yang menyembunyikan kepada mereka kami juga akan ambil langkah hukum," tandasnya.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tak Banding PTUN, Jokowi Cabut Keppres Pemecatan Evi Novida
Dituntut 8 Tahun Penjara, Pengajuan JC Wahyu Setiawan Ditolak
DKPP Pecat 4 Anggota KPU di Papua Terkait Dana Rp7 Miliar
Istana Pelajari Putusan PTUN soal Pemecatan Evi dari KPU
Wahyu Setiawan Siap Bongkar Kasus PAW Anggota DPR PDIP dan Pilpres, Ini Respons KPK

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter