Home  / Hukrim
Polres Kampar Amankan Dua Pelaku Penyelewengan BBM Bersubsidi
Rabu, 15 Januari 2020 | 11:06:50
riaueditor
BANGKINANG KOTA, riaueditor.com - Satreskrim Polres Kampar membekuk dua tersangka pelaku peredaran BBM ilegal jenis solar di Jalan Sudirman depan kantor Badan Pertanahan Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (14/1/2020) siang. 

Polisi pun berhasil mengamankan 1 unit mobil Suzuki Carry pick up Nopol BK 9912 CM bermuatan 2 buah baby tank yang berisikan 2.000 liter BBM bersubsidi jenis solar dan 1 unit mobil box Isuzu Tld 24 C Nopol BM 9220 LA bermuatan 1 buah tangki modifikasi berisikan 2.000 liter BBM bersubsidi jenis solar.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fajri SH SIk mengatakan, dua tersangka yang diamankan berinisial NF alias YY (37) warga Semunai Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis dan JA alias AN (49) warga Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

"Praktik bisnis BBM ilegal ini diduga audah dilakukan para tersangka sejak lama," kata Fajri, Rabu (15/1/2020).

Ia menjelaskan modus yang dilakukan para tersangka yaitu membeli BBM bersubsidi di sejumlah SPBU dengan kendaraan yang sebelumnya telah dimodifikasi sehingga mampu menampung solar hingga 2.000 liter.

"Tersangka seolah-olah mengisi BBM seperti biasa untuk kepentingan transportasi padahal mobil sudah dimodifikasi kemudian ditampung di suatu tempat," kata dia.

Fajri menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa (14/1/2020) siang, sekitar pukul 13.30 Wib, saat itu anggota Opsnal Satreskrim Polres Kampar tengah berpatroli dan melihat 2 mobil yang dicurigai, yang bermuatan berat tengah melintas di Jalan Sudirman Bangkinang Kota.

Saat dihentikan dan diperiksa oleh petugas di depan kantor BPN Kampar, ditemukan bahwa mobil tersebut mengangkut bahan bakar minyak jenis solar.

Ketika ditanyakan tentang izin pengangkutannya sopir tidak dapat menunjukkan surat yang diminta.

Berdasarkan pengakuan sopir ini, bahwa solar tersebut didapat dengan cara membeli di SPBU yang ada di wilayah Salo, atas temuan tersebut tim Opsnal langsung mengamankan BBM illegal beserta mobil dan muatannya ke Polres Kampar untuk pengusutan lebih lanjut.

"Setelah dilakukan pengecekan dokumen, pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen pengangkutan yang sah," kata dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 dan Pasal 53 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan sanksi pidana paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar. (dri) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kasdim dan Pasiter Kodim 0313/KPR Terima Audiensi Pengurus KNPI Kampar
Babinsa Koramil 07/Kampar Kodim 0313 KPR, Semprot Disinfektan di Desa Teratak
Polda Riau Amankan Kapal Bermuatan 10 Ton Arang Bakau
Lawan Corona, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyemprotan Desinfektan
Sebelum Serang Polisi di Mapolres Meranti, AH Unggah Status Tebas Kepala Polisi 

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad