Home  / Hukrim
Aniaya Istri Dengan Sabit, Pria di Pekanbaru di Ciduk Polisi
Senin, 4 November 2019 | 13:17:55
riaueditor
Korban Lusi dalam perawatan intensif RS Bhayangkara usai dianiaya suaminya menggunakan sabit.
PEKANBARU, riaueditor.com - Pelaku penganiayaan wanita bernama Lusi Handayani (29) warga Jalan Lintas Timur KM 13 Kelurahan Mentangor Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru berhasil diringkus polisi.

Pelaku Radiusman alias Buyung (37) tak lain adalah suami korban sendiri.

Lusi Handayani diketahui babak belur karena dianiaya oleh suaminya sendiri.

Buyung diringkus setelah kabur usai menganiaya istrinya dengan menggunakan sabit pada Minggu (03/11/2019) malam. 

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi mengatakan, pihaknya berhasil meringkus pelaku penganiayaan yang membuat korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. 

"Alhamdulillah pelaku sudah kita amankan," kata Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi, Senin (04/11/2019).

Menurutnya, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan oleh penyidik.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan yang dialami korban berawal pada Minggu (03/11/2019) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Saat itu Buyung meminta kepada istrinya untuk mengurut dirinya, namun sang istri menolaknya. 

Apalagi beberapa hari belakangan sikap dan perilaku istrinya banyak berubah sehingga sering terjadi pertengkaran mulut. 

Buyung pun menduga dan menuduh istrinya telah selingkuh dengan pria lain.

Lusi yang tak terima dituduh selingkuh dengan pria lain lalu marah dan memaki-maki sambil mendorong kepala Buyung dengan menggunakan tanganya.

Dorongan itu membuat Buyung naik pitam dan langsung mengambil sabit dari dalam truk Colt Diesel yang terparkir tidak jauh dari dari rumahnya.

Ia pun langsung mengejar dan membacok kearah bagian kepala istrinya sebanyak empat kali hingga  mengenai bagian kepala dan mata kiri sang istri. 

Tak puas disitu, Buyung juga membacok hingga beberapa kali ke bagian lengan korban hingga istrinya roboh bersimbah darah. 

Disaat bersamaan, anak korban yang bernama Fadil pulang dari mengaji, melihat ibunya bersimbah darah lalu berteriak meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga itu ke Mapolsek Tenayan Raya.

Polisi yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi kejadian dan membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilkukan perawatan intensif. 

Buyung pun berhasil diamankan tak lama kemudian berikut barang bukti sebuah sabit yang digunakan untuk menganiaya istrinya. 

Akibat perbuatnya, Buyung pun kini meringkuk disel tahanan Polsek Tenayan Raya guna proses hukum lebih lanjut. (dri) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Viral Cucu Tendang dan Tempeleng Kakek, Begini Cerita Sebenarnya
Dokumen China Bocor Ungkap Operasi Penahanan Etnis Uighur
Usai Cekcok Dengan Suami, IRT di Pekanbaru Nekat Gantung Diri
Sukseskan TMMD ke 105 Kodim 0313/KPR Babinsa Koramil 08/Tandun Selalu Berkomunikasi Dengan Masyarakat
Diary Merah Putih, Saksi Bisu Dugaan Penganiayaan Paskibraka Asal Tangsel

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad