Home  / Hukrim
Kelabui Petugas, Mobil Bawa 18,3 Kg Sabu Dari Tanjung Pinang Modifikasi Lantai Bagasi
Selasa, 27 Agustus 2019 | 21:39:22
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Mengelabui petugas kepolisian, H alias Blak (39) warga Kecamatan Tenayan Raya dan PMN alias Bronson (37), warga Kecamatan Limapuluh, pelaku pengedaran narkoba, meletakan belasan kilo sabu ke bawah jok dan bagasi mobil yang telah dimodifikasinya ketika hendak membawanya ke Palembang, Sumatera Selatan lewat jalur darat.

Hal itu dikatakan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH didampingi Kasat Narkoba Kompol Deddy Herman SIK dan Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi, bahwa palaku ini pada saat hendak mengirim sabu-sabu menyimpannya ke bagasi mobil yang lantainya telah dimodifikasi untuk mengelabui petugas. 

"Diduga, sabu seberat 18,3 kg tersebut dari Tanjung Pinang, Provinsi Kepri hendak dibawa menuju ke Palembang," ungkapnya saat memberikan keterangan didepan sejumlah awak media, Selasa (27/8/2019).

Ada dua mobil jenis minibus yang digunakan oleh para pelaku ini untuk membawa barang haram yang dikemas teh China yakni, Honda Mobillio dan Toyota Avanza Velos. 

Mobil Toyota Avanza Velos warna hitam ditinggalkan di depan toko swalayan di Jalan Kuantan Raya untuk diambil pelaku berinisial R dan D yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Sedangkan mobil Honda Mobillio warna putih dengan bagasi yang telah dimodifikasi ditinggalkan dihalaman Mesjid Al-Muttaqqin Jalan Sepakat Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, ditinggalkan berhari-hari, sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat yang beribadah. 

"Pada Jumat (16/8/2019), setelah mendapatkan informasi dari warga, petugas Polsek Tenayan Raya langsung mengamankan mobil dalam keadaan kosong itu dan saat dilakukan pemeriksaan ditemukan kejanggalan dimana bagian bawah belakang mobil telah dimodifikasi diduga digunakan untuk menyimpan narkoba. Dilakukan penyelidikan selama 5 hari dan berhasil menangkap tersangka H alias Blak dan PMN alias Bronson didua lokasi berbeda," kata Susanto. 

Dari tangan Blak diamankan barang bukti uang tunai Rp14 juta dan 1 unit handphone, 3 kartu ATM, 2 tas yang digunakan untuk menyimpan 18 kantong alumunium foil berbentuk persegi empat dibalut plastik (wrapping) berisikan sabu seberat 18,3 kg. 

Bersama tersangka PMN alias Bronson, polisi menyita 2 unit handphone dan uang tunai Rp234 juta diduga hasil penjualan narkoba dan ATM.

Lanjut dikatakan Susanto, saat ini pihaknya diback up Ditresnarkoba Polda Riau masih melakukan penyelidikan terkait jaringan narkoba antar provinsi ini. 

"Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan ini," pungkasnya. (dri

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
‘Fantastis’ Pembelian Mobil Pejabat Riau Rp 9,4 Miliar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad