Home  / Hukrim
FAKTA TERBARU OTT KPK Jaksa di Yogyakarta, 2 Jaksa Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 21 Agustus 2019 | 08:37:24
net
KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke jaksa di lingkungan pemerintah Kota Jogja, Senin (19/8/2019).

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan empat orang yang terdiri dari jaksa, PNS, dan pihak swasta.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DIY Ninik Rahma Dwi Hastuti membenarkan bahwa ada anggota dari Kejari Yogyakarta yang ditangkap KPK.

"Memang benar pada hari Senin 19 Agustus 2019, ada anggota dari Kejari Yogyakarta diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DIY Ninik Rahma Dwi Hastuti, Selasa (20/8/2019).

Ninik menegaskan, bahwa apa yang dilakukan oleh ES murni sebagai tindakan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan institusi Kejaksaan.

"Murni perbuatan pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan institusi Kejaksaan. Tidak diketahui oleh pimpinan. Jadi bukan menyangkut masalah tugas, kinerja di Kejaksaan Negeri Yogyakarta," kata Ninik

Ia juga menyampaikan bahwa jaksa yang terkena OTT KPK adalah jaksa fungsional di Kejari Kota Yogyakarta.

Tak hanya jaksa, KPK juga menangkap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Senin (19/8/2019) siang.

PNS yang diamankan KPK berjumlah dua orang, yakni dari Bidang Sumber Daya Air DPUPKP dan seorang ANS dari bagian Unit Layanan Pengadaan.

Pihak Swasta yang Diamankan KPK, Putri Eks Manajer Persis Solo

Selain itu, PT Kusuma Tjandra Contractor di Dusun Baturan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah juga ikut disegel KPK.

Penyegelan tersebut terkait dengan OTT empat orang di Yogyakarta, Senin lalu.

Kantor tersebut merupakan tempat ditangkapnya kontraktor proyek bernama GJ Ana Kusuma, putri eks Manajer Persis Solo, Waseso.

Dikutip dari Kompas.com, Waseso membenarkan peristiwa penangkapan terhadap putri pertamanya oleh KPK.

Waseso mengatakan bahwa dirinya terkejut saat tempatnya didatangi oleh KPK.

"Kemarin didatangi petugas (KPK) ke sini. Kita juga tidak nyangka akan ada peristiwa itu," katanya, Selasa (20/8/2019).

KPK Tetapkan 2 Jaksa sebagai Tersangka

KPK menetapkan dua orang jaksa sebagai tersangka.

Mereka adalah ES yang bertugas di Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan SS yang bertugas di Kejaksaan negeri Surakarta.

Proyek tersebut senilai Rp 10,89 miliar.

Proyek ini dikawal oleh Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D) Kejari Yogyakarta, salah satu anggota itu adalah ES.

Atas perbuatannya, ES dan SS disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedanhkan GYA disangka melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

(tribunnews.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
General Manager PT Hyundai dan Direktur King Properti Jadi Tersangka Suap Bupati Cirebon
KPK Taja Workshop Pencegahan Korupsi Bersama Diskominfotik Riau
Saut Pastikan OTT Jalan Terus Meski Ada UU KPK Baru
Mahfud MD: Jokowi Lapor Kasus Besar Tapi Tak Diungkap KPK
KPK Panggil Putra Yasonna Laoly Terkait Suap Wali Kota Medan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad