Home  / Hukrim
Polsek Senapelan Amankan 454 Gram Sabu dan 7.425 Ekstasi, Kurir Mengaku Mendapat Upah Rp 5.000 Perbutir
Jumat, 14 Juni 2019 | 14:17:56
riaueditor
Tersangka YH alias Hendri.
PEKANBARU, riaueditor.com - Polsek Senapelan menangkap YH alias Hendri (37), Jumat (31/5) sekitar pukul 17.30 wib. Ia diduga kuat merupakan kurir narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Bersamanya polisi turut mengamankan barang bukti 454 gram sabu dan 7.425 butir pil ekstasi. 

Menurut Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga SIK SH tersangka ditangkap dirumah kontrakannya di Jalan Bunga Tanjung Perum Pondok Ratu Blok H No 07 Kelurahan Delima Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Provinsi Riau. 

"Kita menangkap tersangka di rumah kotrakannya," sebut Ritonga, Jumat (14/6).

Katanya, tersangka Hendri merupakan kurir yang menerima, sementara pengirim dan pembeli barang masih dalam proses pengejaran pihaknya.

"Jaringan mereka terputus-putus, si penerima ini tidak tahu siapa yang menerima. Serta juga tidak tahu pengirim, ia dapatkan barang pada Jumat (10/5) sekitar pukul 09.00 wib di SPBU yang berlokasidi Jalan Sigunggung Kecamatan Payung Sekaki dari seseorang pria tak dikenal atas suruhan dari SL yang merupakan warga negara Malaysia," ujarnya.

Ketika dilakukan penggeledahan dengan disaksikan ketua RW dan warga sekitar petugas menemukan 2 bungkus plastik teh China merk Guanyiwang warna hijau kuning yang didalamnya berisikan pil ekstasi diduga warna kuning merk Minion sebanyak 4.785 butir dan 1 bungkus plastik teh China yang juga merk Guanyinwang berisikan sabu seberat 454 gram serta 1 bungkus plastik klip warna perak 2.640 butir pil ekstasi merk Minion. 

Barang bukti tersebut disimpan pelaku dalam sebuah ember warna biru yang ditanam tersangka Hendri didapur belakang rumah kontrakannya dan dalam ember bekas cat merk Lippo Paint di dalam gudang rumah kontrakan tersangka Hendri.

"Setelah kita lakukan introgasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti narkotika jenis ekstasi tersebut adalah milik inisial S yang hanya berhubungan dengan HP. Tersangka hanya diperintahkan untuk membawa sambil menunggu arahan kepada siapa diberikan. Ia mendapat imbalan uang sebesar Rp 5.000 untuk perbutir ekstasi dan Rp 20.000 setiap gram sabu," jelasnya.

Terkait dengan tangkapan ini, Kompol K Ritonga menyatakan pihaknya akan terus mendalami keterangan tersangka. 

Diharapkan pemeriksaan akan dapat memastikan akan dapat mengungkap jaringan untuk menangkap tersangka lainnya. (dri) 



Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
3 Warga Aceh Diupah Rp300 Ribu Perkilonya Bawa Puluhan Kilo Ganja Ke Pekanbaru

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad