Home  / Hukrim
Polsek Senapelan Amankan 454 Gram Sabu dan 7.425 Butir Ekstasi
Jumat, 14 Juni 2019 | 12:37:14
riaueditor
Kapolsek Senapelan Kompol K Ritonga di dampingi Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko bersama tersangka dan barang buktinya.
PEKANBARU, riaueditor.com - Polsek Senapelan, berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Kota Pekanbaru. Sebanyak 454 gram sabu dan 7.425 butir pil ekstasi berhasil diamankan, Jumat (31/5). 

Dari keterangan Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga SIK SH di dampingi Kanit Reskrim Ipda Winarko Jumat (14/6), dari pengungkapan kasus tersebut tim Opsnal Polsek Senapelan mengamankan seorang pria berinisial YH alias Hendri (37).

Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat, menyebutkan ada sebuah rumah di Jalan Bunga Tanjung Perum Pondok Ratu Blok H No 07 Kelurahan Delima Kecamatan Tampan Pekanbaru yang akan dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika.

Selanjutnya Kapolsek Senapelan Kompol K Ritonga beserta Kanit Reskrim Ipda Budi Wonarko dan personil Reskrim melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut dan pada Jumat (31/5) sekira pukul 17.30 wib, Hendri berhasil di tangkap dirumah kontrakannya disaksikan oleh Ketua RW dan warga setempat.

Penggeledahan dilakukan hingga akhirnya petugas menemukan 2 bungkus plastik teh China merk Guanyiwang warna hijau kuning yang didalamnya berisikan pil ekstasi diduga warna kuning merk Minion sebanyak 4.785 butir dan 1 bungkus plastik teh China yang juga merk Guanyinwang berisikan sabu seberat 454 gram serta 1 bungkus plastik klip warna perak 2.640 butir pil ekstasi merk Minion. 

"Barang haram tersebut disimpan pelaku dalam sebuah ember warna biru yang ditanam tersangka Hendri didapur belakang rumah kontrakannya dan dalam ember bekas cat merk Lippo Paint di dalam gudang rumah tersangka Hendri," kata Ritonga.

Ritonga melanjutkan, dari hasil pemeriksaan tersangka Hendri mengaku baru pertama kali menggeluti bisnis narkoba di Pekanbaru atas suruhan seseorang pria berinisial S yang tas merupakan warga negara Malaysia

Terkait dengan tangkapan ini, Kompol K Ritonga menyatakan pihaknya tidak begitu saja percaya dengan pengakuan tersangka dan akan terus mendalaminya.

Diharapkan pemeriksaan akan dapat memastikan apakah tersangka ini merupakan sindikat nasional atau internasional, dan membuka jalan untuk menangkap tersangka lainnya. (dri) 






 


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
1 Tahanan Kabur Polsek Pangkalan Kerinci Masih Diburu Polisi, 8 Orang Sudah Dibekuk
Kapolda Copot Kapolsek Kebayoran Baru karena Pakai Narkoba
Eks Kapolsek Pasirwangi Tarik Ucapan Soal Polres Garut Dukung Jokowi
Polda Jabar Bantah Pengakuan Kapolsek Galang Dukungan Jokowi
Propam Ciduk Anggota Polsek di Banten Karena Diduga Bebaskan Tahanan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad