Home  / Hukrim
KPK Periksa Anggota DPR Eka Sastra Terkait Kasus Bowo
Kamis, 23 Mei 2019 | 12:32:51
Photo : ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi - KPK di Jakarta.
Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil anggota DPR, Eka Sastra, terkait kasus suap jasa angkut pupuk. Politikus Partai Golkar itu akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Indung dari PT Inersia, yang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan bosnya, Bowo Sidik Pangarso.

"Eka Sastra dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka IND (Indung)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah, melalui pesan singkat, Kamis, 23 Mei 2019.

Selain Eka Sastra, KPK juga memanggil Sandy Firdaus selaku Kesubdit DAK 1 pada Direktorat Perimbangan Daerah Kemenkeu, dan pihak swasta Dipa Malik. "Keduanya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IND," kata Febri.

Pada kasus ini, KPK telah menggeledah Kantor PT Humpuss Transportasi Kimia di Gedung Granadi, pada 30 Maret 2019. Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen terkait dengan kerja sama pengapalan produk Pupuk Indonesia.

Kendati begitu, sejauh ini, KPK baru menjerat tiga orang tersangka kasus ini. Mereka yakni anggota Komisi VI DPR, Bowo Sidik Pangarso, serta anak buahnya dari PT Inersia, Indung, dan Marketing Manager PT Humpuss, Asty Winasti. 

(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jaksa KPK Sebut Menag Lukman Terima Uang Rp70 Juta dalam Kasus Jual Beli Jabatan
Dipecat KPK, Pengawal Tahanan Idrus Marham Diduga Terima Rp300 Ribu
Ikhlas, Anggota Satgas TMMD Ke 105 Kodim 0313 KPR Bantu Warga Menyeberangi Jembatan Desa
KPK Sebut Uang Miliaran Rupiah Berserakan di Rumah Dinas Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Geledah Rumah Dinas Gubernur Kepri Nurdin Basirun, KPK Amankan Uang Puluhan Miliar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad