Home  / Hukrim
KPK Panggil Sejumlah Pejabat PLN untuk Kasus Sofyan Basir
Senin, 13 Mei 2019 | 12:21:23
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif Sofyan Basir dalam jerat kasus suap PLTU Riau-1.
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah pejabat PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terkait kasus dugaan suap kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Salah satu yang akan diperiksa yakni Direktur Keuangan PT PLN Batubara, Hartanto Wibowo.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan ia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif Sofyan Basir.

Selain Hartanto, KPK juga akan memeriksa Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN I Made Suprateka, Vice Presiden Pengadaan 3 PLN Akhyar, Manajer Pengadaan IPP 2 Kuswara, dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT PLN Haryanto WS.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SFB (Sofyan Basir)," kata Febri dalam keterangan tertulis, Senin (13/5).

Selain sejumlah nama dari PT PLN dan anak usahanya, KPK juga memanggil nama James Rianto terkait kasus ini. James sendiri diketahui merupakan Direktur Utama PT Samantaka Batubara. Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk Sofyan Basir.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Sofyan sebagai tersangka kasus suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau. 

Dalam kasus ini Sofyan diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dengan terpidana mantan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham dan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pihaknya menduga Sofyan telah menerima uang dari Johanes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Sofyan diduga turut membantu Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Kotjo.

"SFB diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham," kata Saut di kantornya, Selasa (23/4).

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
DAK Fisik Riau 2019 Senilai Rp1,8 Triliun Terancam Tidak Bisa Dicairkan
Dugaan Suap Noviwaldi Jusman di Pemilu Serentak 2019, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ketua PPS Kelurahan Pesisir
Kodim 0313/Kpr Awali Prestasi Siskamling Terbaik se Riau
Laporan Tim Investigasi Kasus Novel Rampung, Ada 170 Halaman
Sampaikan Hasil Reses, Dewan Berharap Terakomodir Dalam Kegiatan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad