Home  / Hukrim
Pengakuan Bowo Sidik: Dapat Rp2 Miliar dari Menteri Enggartiasto
Selasa, 23 April 2019 | 08:15:09
Photo : ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk Bowo Sidik Pangarso meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku masih mempelajari informasi yang menyebutkan bahwa salah satu penerimaan uang oleh anggota DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, berasal dari Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita.

Bowo dalam kasus di KPK ditetapkan tersangka penerima suap terkait jasa angkut pupuk dan kasus gratifikasi. Tapi belakangan ada penawaran pemberian sekitar Rp2 milliar oleh Mendag kepada Bowo yang diduga terkait pengamanan Peraturan Mendag soal perdagangan gula kristal rafinasi.

Informasi ini beredar dan disebutkan bahwa hal itu telah disampaikan Bowo saat menjalani pemeriksaan di KPK. Uang yang diberikan kepada Bowo dalam pecahan dollar Singapura. Uang itu menjadi bagian dari Rp8 miliar yang dimasukkan Bowo ke dalam 400 ribu amplop untuk serangan fajar pada Pemilu 2019.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyampaikan bila informasi yang disampaikan itu dituangkan dalam BAP, maka KPK akan mempelajarinya. Apakah didukung bukti lain atau keterangan lainnya.

"Jika keterangan atau informasi disampaikan dalam sebuah pemeriksaan dan dituangkan dalam berita acara, tentu kami pelajari informasi tersebut. Apakah berdiri sendiri ataukah ada kesesuaian dengan bukti-bukti lain," kata Febri saat ditanya awak media, Senin, 22 April 2019.

Sebelumnya, pengacara Bowo, Saut Edward Rajaguguk mengungkapkan ihwal pemberian uang dari menteri dan Petinggi BUMN kepada kliennya, di luar penerimaan soal jasa angkut pupuk. Kendati demikian, Saut belum dapat membeberkan soal sosok menteri dan petinggi dimaksud. 
(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
KPK Cari Bukti Lain soal Uang Ratusan Juta di Laci Menag
KPK Periksa Anggota DPR Eka Sastra Terkait Kasus Bowo
KPK Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan 20 Kapal Bea Cukai
KPK Datangi Kemenkeu Bahas Pendanaan Parpol
Sejumlah Nama Pansel Dinilai Tak Berpihak pada KPK

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad