Home  / Hukrim
Gakum DLHK Riau Segera Limpahkan Perkara Pengrusakan Kawasan Hutan Desa Siambul
Rabu, 22 November 2017 | 17:34:06
ist.
PEKANBARU, riaueditor.com - Tim Penegakan Hukum (Gakum) Bidang Penaatan dan Penataan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, dalam waktu dekat ini akan melimpahkan berkas tahap II, tersangka kasus pengrusakan Kawasan Hutan di Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, kepada Kejari Inhu.

Pelimpahan berkas tahap II tersebut, dilakukan Tim Gakum DLHK Riau, guna menindaklanjuti perkara tersebut dalam rangka memenuhi proses penyelidikan dan penyidikan yang sudah dimulai sejak Maret 2017 lalu.

"Proses penyidikan sudah kita lakukan sejak awal Maret lalu, dimana tersangka berinisial SM (50) sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sempat kita tahan. Namun karena batas penahanan melewati batas ketentuan, kita sempat melepaskan, setelah sudah 2 kali perpanjangan masa tahanan," kata Agus Suryoko SH,MH selaku Tim Gakum DLHK Riau pada riaueditor.com, Rabu (22/11/2017).

Dijelaskan Agus, pengungkapan kasus pengrusakan kawasan hutan di Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal tersebut, dilakukan tim pada 11 Maret 2017 lalu. 

Dimana tersangka SM (50) selaku Asisten Kepala PT Rona Tama didapati 2 unit alat berat sedang melakukan pembukaan (landclearing) di dalam kawasan hutan tersebut, dan melanggat UU 40 tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU nomor 18 tahun 2014 tentang pencegahan dan perlindungan kerusakan hutan.

Serta pelaku korporasi atau perorangan yang melakukan pengrusakan hutan kawasan tanpa dokumen pinjam pakai atau ijin pelepasan akan dijerat dengan 

Terkait dengan itu, pihaknya segera melakukan tindakan tegas, sebab kawasan hutan tersebut telah didapati membuka kawasan hutan menjadi lahan kebun sawit yang direncanakan akan membuka lahan seluas 900 hektar lebih.

"Kita harus menindak dan mengamankan pelaku. Karena tindakan pelaku, sudah tidak bisa ditolerir lagi. Makannya kita segera kita tangkap dan amankan pelaku dan alat berat milik pelaku," tegas Agus meyakinkan.

Adapun 2 unit alat berat yang diamankan merk Hitachi dari kawasan hutan tersebut, saat ini sudah diamankan di Kejari Inhu. Hal ini dilakukan, guna mengamankan barang bukti perusakann lahan tersebut serta mempermudahkan proses penyidikan lebih lanjut. (ars)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Cegah Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan, Team Gabungan Karlahut 2019 Sosialisasi ke Warga Desa Cimpang Kanan
Kembalikan Fungsi Hutan TNTN, Babinsa Rapat Aparatur Desa
Wah, Jokowi Kalah di Pengadilan Dalam Kasus Kebakaran Hutan!
Meroket 48%, BUMN ‘Hobi’ Tambah Utang Luar Negeri
PT Lorena Bantah Terlibat Perambahan, Agus: Personil Polhut Terbatas

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad