Home  / Features
8 Tahun Menabung Dari Hasil Jualan Sayur, Pasutri di Pelalawan Daftar Haji
Senin, 28 Januari 2019 | 18:05:52
zul/riaueditor.com
Nurlaini saat mendaftar Haji di Bank Mandiri.
PELALAWAN, riaueditor.com - Menjadi tamu Allah SWT mengunjungi Tanah Suci Makkah tentu merupakan harapan dan impian terbesar bagi seluruh umat Muslim di dunia. Tak terkecuali bagi pasangan suami istri (pasutri) Jon Andri (42) dan Nurlaini (42) yang hanya tamatan SD asal desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti.

Biaya naik haji yang mencapai puluhan juta rupiah, jika dipikir-pikir memang cukup berat dan nyaris mustahil dicapai dengan penghasilan sehari-hari mereka yang tidak menentu. Namun, sang Khaliq selalu merawat doa-doa umat-Nya yang dipanjatkan dengan niat tulus dan membantu agar harapan mereka terkabul.

Nurlaini memulai ceritanya kepada riaueditor.com, Senin (28/1/2019). Dikatakan, dirinya sangat merindukan berangkat haji menjadi tamu Allah, sementara dirinya hanya menjual sayuran seperti kangkung, kol, cabe, daun seray dan lain sebagainya. Sementara sang suami bekerja di ladang orang, meracun rumput, tukang bangunan atau kerja serabutan lainnya yang habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari terutama makan.

"Ada lahan warga yang didiamkan lalu kita manfaatkan dengan menanam sayuran, hasilnya setiap hari pasar Rabu dan Jumat dijual. Kalau cuaca bagus bisa dapat Rp. 200 hingga Rp. 300 ribu. Kalau cuaca hujan atau kemarau bisa paling dapat Rp. 100 ribu paling banyak bahkan gak jualan. Tapi sejak 8 tahun lalu setiap hari rutin saya nabung Rp 5 ribu, sesekali kalau ada kelebihan jualan saat hari pasar bisa nabung Rp. 50 ribu hingga Rp. 100 ribu," ucapnya.  

Namun, Nurlaini mengaku dirinya memang berniat naik haji. Lalu dirinya menanyakan kepada suami apakah ikhlas jika dirinya sendiri yang pergi berangkat haji namun suami hanya diam. 

"Ya memang hasil sebelumnya terkumpul bisanya untuk berangkat haji satu orang namun tentu sebagai istri saya tanyakan tapi suami diam. Akhirnya kita mulai buka usaha di lahan tempat bibik bangun kedai sekaligus tempat tinggal jual sembako sementara rumah yang dihuni disewakan sebulannya Rp. 250 ribu. Ada tanah kita sedikit kita tanam sayuran untuk dijual karena tanah masyarakat yang kita pakai 1 hektar yang saya bilang tadi tak bisa lagi ditanam. Sempat jualan di sekolah namun karena jarak jauh dengan sepeda akhirnya fokus dikedai menjual sembako. Alhamdulillah usaha lancar dan kita bisa menabung lebih," ucapnya. 

Hasilnya, sambung Nurlaini mengikuti arisan dimana arisan akan diperuntukkan untuk keberangkatan haji. Nurlaini dengan mata berkaca-kaca menyampaikan rasa syukurnya pada hari ini, Senin (28/1/2019) telah melakukan pendaftaran haji dengan membayar tahap awal Rp. 25,5 juta dirinya dan juga suami untuk mendapatkan kursi. 

"25 juta untuk biaya penyelenggaraan ibadah haji dan Rp. 500 ribu untuk di bank. Total kita mendaftar tadi Rp. 51 juta sementara untuk kekurangannya nanti dibayarkan dengan arisan yang dikuti yang masih berjalan," ungkapnya.  

Tak henti-hentinya Nurlaini mengucapkan rasa syukur saat diwawancara riaueditor.com. "Allah maha besar. Doakan kakak dan abang sehat ya dik semoga berkah dan bernilai ibadah," ucapnya.

Untuk diketahui, awalnya Nurlaini dan suami tak ingin diwawancara dikarenakan tak ingin ria atau pamer namun salah satu warga Rudi Hartono yang juga masih keluarga meyakinkan keduanya untuk memberi motivasi bagi yang lain.  

"Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan pembayaraan BPIH di bank mandiri syariah untuk mendapat kursi haji, artinya menunggu daftar tunggu saja. Mungkin ada hikmah dibalik kisah pasangan suami istri yang bisa diambil karena niat yang tulus untuk menjadi tamu Allah SWT," tukas Rudi. (zoel)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Aspers Panglima TNI Lepas Keberangkatan 294 Jamaah Calon Haji
Romantis, Jemaah Haji Lansia Ini Selalu Genggam Tangan Istri
Bupati Pelalawan Lepas 170 JCH Kloter 9
Hujan Tangis Warga Lepas JCH Bengkalis-Bantan
Bupati dan Wabub Rohil Tepuk Tepung Tawar CJH Rohil di Bengkalis

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad