Home  / Ekbis
Masa Pendemi Covid-19, Guru TK Sulap Kolam Renang Jadi Budidaya Lele, Hasil Panennya 350 Kg
Selasa, 20 Oktober 2020 | 22:31:09
istimewa
Gubernur Riau, H Syamsuar (kanan) memanen ikan lele di kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2020)
PEKANBARU - Dimasa pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, yakni dengan menggalakkan kegiatan ketahanan pangan, salah satunya dengan berinisiatif beternak lele, dengan memanfaatkan kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau. 

Sejak 8 bulan anak-anak tidak bersekolah, dan sebagai penyambung kehidupan, sejumlah guru yang mengajar di TPQ dan TK Tahfiz Amanah, mengisi kolam renang yang disulap menjadi kolam ikan lele. Al hasil, kolam ikan lele yang berukuran 4x6 meter ini, mampu menghasilkan ikan lele sebanyak 350 Kg.

Ikan lele yang dihasilkan dari kolam tersebut, kemudian dijual ke pasar dan masyarakat setempat. Selain itu ikan lele tersebut juga diolah menjadi makanan siap makan, diantaranya dengan dijadikan salai lele, sarden lele, rendang lele, abon lele, dan juga ikan goreng lele. 

Pengelola kolam lele, Anis Ilias, menceritakan, kolam lele yang dibuatnya ini untuk memberikan edukasi kepada guru-guru dan masyarakat setempat, bahwa dimas pandemi ini apapun bisa dilakukan. Apalagi dengan memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas untuk dijadikan ternak lele. Walaupun sedikit tapi lele ini bisa diolah menjadi berbagai macam makanan siap makan.

"Penghasilan ikan lele ini sekali panen, kira-kira 350 kilo. Yah ini dijual lagi. Jadi olahannya yang untuk salai ada, yang untuk abon ada, untuk sarden ada yang mengelolanya. Rendang juga ada, coba beli dan rasakan. Ini lebih murah dari rendang daging. Rendang lele ini lebih enak," kata Hj Anis, Selasa (20/10).

Gubernur Riau, Syamsuar, yang ikut langsung memanen lele, mengapresiasi kelompok  masyarakat di Riau ini yang telah berinisatif, ditengah masa pandemi covid-19, menggalakkan ketahanan pangan, baik beternak ikan, ayam, bertanam padi maupun berladang jagung. Kegiatan itu sangat mendukung program pemerintah daerah dalam rangka swasembada pangan. 

"Ini merupakan salah satu inovasi yang dibuat oleh seorang ibu, dibantu oleh para pembinanya. Dari mereka yang biasa mengajar anak-anak, bisa produktif dengan beternak lele. Dengan meningkatkan ketahanan pangan di Riau ini salah satu upaya kita kita mempersiapkan ketahanan pangan dari yang ada," kata Gubri. (MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
PTPN V Budidayakan 1,5 Juta Bibit Sawit Unggul Percepat PSR
Seskoad Adakan Sosialisasi Budidaya Kelengkeng
5 Manfaat Ikan Lele yang Wajib Kamu Ketahui, Baik untuk Kesehatan Kulit
Pemanfaatan Lahan Untuk Budidaya Sayuran di Lingkungan Seskoad
Pabrik Olahannya Segera Beroperasi, Warga Pusako Lirik Budidaya Tanaman Singkong

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter