Home  / Ekbis
Skema Kredit Bunga 0 Persen buat Korban PHK-Ibu Rumah Tangga
Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:25:34
(Adhi Wicaksono).
Pemerintah meluncurkan skema kredit super mikro untuk ibu rumah tangga dan korban PHK dengan bunga nol persen hingga akhir 2020. Ilustrasi.
JAKARTA - Pemerintah tengah menggodok skema kredit super mikro untuk usaha produktif korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan ibu rumah tangga.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir memaparkan skema baru ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas pada Senin (3/8) lalu.

"Komite menindaklanjuti arahan presiden (Jokowi) dari ratas dengan menciptakan skema untuk pekerja kena PHK dan ibu rumah tangga yang usaha secara mikro," ujar Iskandar dalam paparannya, Kamis (13/8).

Iskandar menerangkan, dalam usulan saat ini, pemerintah akan menanggung bunga kredit super mikro sebesar 19 persen hingga Desember 2020.

"19 persen itu termasuk penjaminan 2,5 persen, 70 persen coverage ratio dari pemerintah dan sisanya 30 persen bank," ujarnya.

Artinya, suku bunga kredit yang diterima debitur adalah nol persen hingga akhir tahun.

Namun, setelah 2020, peminjam akan dikenakan suku bunga 6 persen atau setara suku bunga KUR.

"Saat suku bunga 6 persen, pemerintah beri subsidi bunga 13 persen," jelasnya.

Adapun batasan kredit maksimal Rp10 juta. Debitur juga tidak perlu menyiapkan agunan.

Lama usaha calon penerima KUR super mikro tidak dibatasi tetapi minimal 6 bulan.

Sesuai estimasi perbankan, rata-rata besaran kredit yang diajukan nasabah berkisar Rp4 juta.

Dengan asumsi tersebut, pemerintah menargetkan dapat menyalurkan kredit ke 3 juta debitur yang belum pernah menerima KUR.

"Plafonnya Rp13 triliun," ujar Iskandar.

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Prihatin Nasib Warga Sipil, TNI Tanggung Korban Penembakan KKB Papua
Karhutla AS, Korban Tewas Bertambah Jadi 28 Orang
Ini Update Terbaru dari OJK Soal Kredit Macet Bank RI
Sebelum Hilang, IRT yang Diduga Kabur dengan Pria Bersolek dari Pagi dan Bawa Buku Nikah
Sekeluarga di Sukoharjo Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter