Home  / Ekbis
Ingin Jadi Super App, Besok Facebook Umumkan Pesaing Bitcoin
Senin, 17 Juni 2019 | 19:38:55
Foto: REUTERS/Dado Ruvic
JAKARTA - Facebook pada Selasa (18/6/2019) dijadwalkan akan mengumumkan alat pembayaran baru berbasis cryptocurrency (mata uang digital). Bahkan, langkah ini dilaporkan mendapat dukungan pemerintah dan raksasa keuangan.

Jejaring sosial terbesar di dunia itu diperkirakan akan menguraikan rincian peluncuran mata uang virtualnya tahun depan. Uang digital ini akan dikaitkan dengan mata uang riil guna menghindarkan volatilitas dari mata uang berbasis teknologi blockchain seperti Bitcoin.

Facebook sedang membangun konsorsium yang diberi nama "Libra". Dalam konsorsium ini, menurut Wall Street Journal, telah bergabung selusin lebih perusahaan kenamaan termasuk Visa, Mastercard, PayPal dan Uber.

Beberapa perusahaan bersama dengan pemodal ventura dan perusahaan telekomunikasi dilaporkan akan menginvestasikan masing-masing sekitar US$10 juta ke dalam konsorsium tersebut.

Facebook telah berusaha memperoleh izin dari lembaga pengawas yang telah begitu ketat mengawasi perusahaan setelah membuat serangkaian pelanggaran privasi dan persebaran berita palsu.

Facebook telah meminta izin dari Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) dan Bank Sentral Inggris, Bank of England, BBC melaporkan bulan lalu.

Namun, regulator telah skeptis terhadap cryptocurrency, karena tidak hanya berpotensi disalahgunakan oleh penjahat tetapi juga karena volatilitas nilainya bisa merugikan konsumen.

Dengan lebih dari dua miliar pengguna di seluruh platformnya, yang meliputi WhatsApp dan Instagram, Facebook bisa membawa kejayaan pada mata uang digital dan meniru kesuksesan WeChat di China yang disebut sebagai super App. WeChat sendiri dilarang digunakan di AS.

WeChat memungkinkan penggunanya untuk chatting, berbelanja dan bermain game tanpa meninggalkan platformnya, menghasilkan lebih banyak pendapatan dengan menawarkan portal multifungsi atau disebut superApp.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah berjanji membuka arah baru untuk Facebook untuk masuk ke bisnis kecil, pesan pribadi dan pembayaran, meski saat ini tengah dilanda masalah privasi.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Youtube Bakal Kedatangan Pesaing Baru Asal AS
Bitcoin Cs Jeblok 75 persen, Goldman Sachs Prediksi Takkan Bangkit Lagi
MUI Imbau Umat Islam Tak Investasi di Bitcoin
Bitcoin akan Diatur Hukum Antipencucian Uang Australia

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad