Home  / Ekbis
Antisipasi Trade War, APP Bangun Pabrik di India Rp 50,75 T
Selasa, 8 Januari 2019 | 19:53:26
Foto: asiapulpandpaper
JAKARTA - Sinar Mas Group menyebutkan rencana pembangunan pabrik kertas baru dengan nilai sekitar US$ 3,5 miliar oleh Asia Pulp & Paper (APP) di India dilakukan guna mengantisipasi terjadinya perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China. 

Dengan hadirnya pabrik baru itu, diharapkan produk-produk yang diproduksi Sinar Mas Group tetap bisa disalurkan di pasar global. 

Managing Director Sinar Mas Group Gandi Sulistiyanto mengatakan pabrik yang akan dibangun ini akan memproduksi produk hilir atau downstream milik perusahaan. Adapun untuk produk upstream atau hulu masih akan diproduksi di Indonesia. 

"Itu investasi karena ada trade war biar produk bisa dipasarkan. Sifatnya untuk downstream, upstreamnya tetap di Indonesia," kata Gandi kepada CNBC Indonesia, Selasa (8/1). 

Perusahaan menargetkan pembangunan pabrik tersebut bisa dimulai tahun ini. Sinar Mas tengah menyelesaikan proses perizinan dengan pemerintah India. Nilai investasi pabrik tersebut diperkirakan menelan dana sampai dengan US$ 3,5 miliar atau setara dengan Rp 50,75 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.500 per dolar AS.

Menurut Gandi, nilai itu hanya perkiraan karena perseroan masih memfinalisasi total investasi yang akan ditanamkan di negara tersebut. Pabrik baru ini nantinya berkapasitas produksi mencapai 5 juta ton per tahun dan akan dibangun di Ramayapatnam, wilayah pesisir distrik Andhra Prakasam di atas lahan seluas 2.500 hektar. Dengan kapasitas produksi tersebut, perusahaan akan memproduksi kertas kemasan, kertas khusus, kertas tulis dan cetak. 

Nilai investasi tersebut dinilai besar untuk proyek baru (greenfield) dan menjadi salah satu foreign direct investment (FDI) terbesar di India. CEO Andhra Pradesh Economic Development Board (APEDB) J Krishna Kishore, seperti dikutip Times of India, mengatakan proyek tersebut akan menciptakan 4.000 pekerjaan langsung dan sekitar 10.000 pekerja tidak langsung, dan keuntungan bagi lebih dari 50.000 pekerja kayu.
 
Asia Pulp & Paper merupakan perusahaan produsen kertas yang merupakan induk usaha dari PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP).

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kronologi Vandalisme di Dua Masjid: Pelaku Gertak Jemaah
Membedah Lembaga Survei yang Menangkan Prabowo-Sandi
KN Tanjung Datu 1101 Akan Kunjungi India
Nomor Ponsel UAS Dibajak, Kirim Pesan Dukung 01
Menangkan Jokowi, Sejumlah Lembaga Survei Dilaporkan ke Bareskrim

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad