Home  / Ekbis
Menteri Prancis: Boikot CPO RI Bukan Langkah yang Tepat!
Jumat, 30 November 2018 | 08:05:01
(CNBC Indonesia/Rehia Sebayang)
Foto: Menteri Muda pada Kementerian Eropa dan Luar Negeri Republik Perancis Jean-Baptiste Lemoyne (kiri) bersama Duta Besar Perancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet.
JAKARTA - Isu terkait pelarangan penggunaan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Eropa terus menjadi perbincangan hangat. Uni Eropa bahkan berencana melarang penggunaan CPO sebagai bahan baku biofuel mulai 2021.

Ini karena ada tudingan lahan penanaman kelapa sawit merupakan salah satu sumber utama kerusakan lingkungan. Sebab, komoditas andalan Indonesia itu ditanam di atas lahan hasil pembalakan liar. 

Menanggapi hal itu, Menteri Muda pada Kementerian Eropa dan Luar Negeri Republik Perancis Jean-Baptiste Lemoyne, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/11/2018), mengatakan memboikot kelapa sawit bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan.

"Jawaban yang tepat dari masalah ini adalah menciptakan sistem yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas pengolahan kelapa sawit," katanya.

Ia mengaku menyadari betul pentingnya kelapa sawit bagi perekonomian Indonesia. Namun, Lemoyne juga mengatakan pada saat bersamaan Indonesia dan negara-negara penghasil kelapa sawit lainnya harus bisa mempromosikan kebijakan yang berkelanjutan untuk melawan deforestasi.

"Kami menyambut semua upaya yang dilakukan oleh pemerintah seperti moratorium, dan mempromosikan sertifikasi pada minyak sawit berkelanjutan," ujarnya. 

"LSM atau anggota parlemen terkadang mengusulkan amandemen untuk menghapuskan/melarang minyak sawit. Tapi kami pikir itu bukan cara yang benar. Cara yang benar adalah meningkatkan langkah untuk mencapai sertifikasi hijau," kata Lemoyne.

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tingkatkan Layanan, GBI Hentikan Sementara Lisensi di Indonesia
Gaji Tak Kunjung Dibayar, Guru SMA dan SMK di Papua Ancam Boikot Ujian Nasional
Utang Jepang Boleh Besar, Tapi Tidak Rentan Seperti RI
BPN Sudah Kantongi Dalang Penerbitan Tabloid Indonesia Barokah
Dianggap Berbahaya, JK Minta Tabloid Indonesia Barokah Dibakar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad