Home  / Ekbis
ESDM: PNS Dilarang Pakai LPG 3 Kg
Sabtu, 6 Oktober 2018 | 10:18:01
cnbcindonesia.com
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku akan melakukan tindakan yang dapat menekan jumlah penjualan LPG bersubisidi ukuran 3 kg. Hal tersebut dilakukan salah satunya dengan mengimbau ke pemerintah daerah melalui surat edaran agar PNS tidak diperbolehkan menggunakan LPG 3 kg.

"Itu baru dilakukan di 104 daerah, makanya saya katakan ayo kita sama-sama daerah lain juga untuk kayak begitu, karena baru 104 yang buat surat edaran itu," kata Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Harya Adityawarman di Gedung Migas, Kamis (15/3/2018).

"Yang jelas kuota LPG kita 6,45 juta MT, maka dari itu saya minta ke teman-teman bagaimana kita punya aksi untuk ini," kata Harya.

Dengan kondisi saat ini, Pertamina diketahui menjual LPG 3 kg dengan harga Rp 4.250 per kg dengan subsidi sebesar Rp 6.500 per kg. Sementara itu, pertumbuhan kebutuhan atas LPG bersubsidi tiap tahun memang lebih tinggi dibanding peningkatan pasokan. Realisasi penyaluran pun membengkak dari target tiap tahunnya.

Pemerintah pun telah berencana untuk melakukan distribusi tertutup atas LPG 3 kg, sebab Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik pernah menyampaikan hingga 44% jatah LPG 3 kg dikonsumsi oleh masyarakat mampu. Namun, belum ada kejelasan atas program tersebut karena permasalahan data.

"[Distribusi tertutup] besok Senin dibahas di Rapat Dengar Pendapat (RDP)," ujar Harya. 

(cnbcindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
BMKG Cermati Dua Gempa Tak Lazim di Selatan Jawa Kamis Pagi
Sekda Dianto Lantik 37 Kepsek dan 12 Pejabat P2UPD
BNNP Riau Amankan Sabu 13 Kg dan 17.000 Butir Ekstasi di Dua TKP
BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Terjang Perairan Jakarta Malam Ini
23 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad