Home  / Advertorial
‘Kunker Komisi V DPR RI’, Melalui Techno Park Pelalawan Berkontribusi Bagi Negara
Kamis, 20 Juni 2019 | 23:48:45
istimewa
Kunker Spesifik Komisi V DPR RI ke Kabupaten Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Sebanyak 17 anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) spesifik ke Kawasan Techno Park yang berlokasi di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau dalam rangka meninjau infrastruktur dan transportasi, Kamis (20/6/2019). Kunker tersebut berjalan dengan akrab dan penuh kekeluargaan.

Kunker spesifik Komisi V DPR RI ke Kabupaten Pelalawan merupakan tindak lanjut dari proposal Pemkab Pelalawan senilai Rp 1,9 triliun yang dialamatkan ke Presiden RI Joko Widodo melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Pendjaitan saat kunker ke lokasi kawasan techno park Kabupaten Pelalawan pada pertengahan Januari 2019 lalu, dan juga tindak lanjut dari kedatangan Pemkab Pelalawan ke Kantor Kemenko Maritim  di gedung BPPT I lantai 3 Kebon Sirih, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019) lalu. 

Dalam pertemuan tersebut membahas seputar pembangunan di Kabupaten Pelalawan diantaranya pelabuhan Sokoi, Jalan Lintas Bono, jalan alternatif Lintas Timur, laboratorium terpadu teknopolitan, Sekolah Tinggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia (STTKSI) dan lain sebagainya.


Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin Drs H Ibnu Munzir dari fraksi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR RI dengan menggunakan bus pariwisata dengan pengawalan pihak kepolisian dan Dishub serta pejabat Pemerintah Propinsi Riau. Setibanya di kawasan techno park tepatnya di gedung Sekolah Tinggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia ( STTKSI)  langsung menuju aula pertemuan di lantai dasar. Acara dimulai sekira pukul 08.45 menit.

Bupati Pelalawan HM Harris dalam sambutannya menyatakan rasa bangganya dengan kunker komisi V DPR RI yang melakukan spesifik terkait pembangunan infrastruktur dan transportasi yang terintegrasi.

"Kawasan techno park merupakan program nawacita Presiden RI dan Pemerintah Republik Indonesia. Tentunya dalam pengembangan kawasan dan wilayah yang terintegrasi perlunya pembangunan di segala sektor di kawasan industri dan pendidikan yang sangat potensial," paparnya.

Di hadapan Komisi V DPR RI, Bupati Harris memaparkan potensi dan program pembangunan Kabupaten Pelalawan, dihadapan 17 anggota Komisi V DPR RI ini.


"Target Pemkab Pelalawan ada 4 prioritas pembangunan ke depan ini. Karenanya, kami berharap mendapat dukungan penuh dari DPR RI khususnya komisi V dan Pemerintah pusat," kata Bupati Harris.

Keempat prioritas tersebut adalah, pengembangan kawasan teckno part Pelalawan, pembangunan kawasan Wisata Bono, pengembangan pertanian padi di Kuala Kampar dan pembangunan pelabuhan di Sokoi.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Syahrul Syarif memaparkan kendala-kendala yang dihadapi Pemkab Pelalawan untuk mewujudkan program-program tersebut.

Syahrul mencontohkan untuk pengembangan wisata Bono, Pemkab terkendala dengan pembangunan Jalan Lintas Bono yang hingga saat ini belum selesai.


"Jalan Lintas Bono ini merupakan Jalan Provinsi. Sementara sejauh ini Pemprov Riau menganggarkan untuk 5 KM setiap tahunnya," jelas Syahrul.

Dengan kemampuan Pemprov tersebut, maka hitungannya, butuh waktu belasan tahun untuk menyiapkan Jalan Lintas Bono yang panjangnya mencapai 170 KM.

Kedatangan anggota Komisi V DPR RI di kawasan techno park kecamatan Langgam pada Kamis (20/6/2019) merupakan angin segar buat Kabupaten Pelalawan. Komisi V DPR RI melalui pimpinan rombongan Drs H Ibnu Munzir siap mendorong anggaran pembangunan di Kabupaten Pelalawan terhusus di kawasan terintegrasi techno park melalui APBN.

Dalam sambutannya Drs H Ibnu Munzir Techno Park yang dirancang sebagai kawasan terintegrasi sebagai kawasan industri, pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor kelapa sawit tentunya menunjang kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Tak hanya itu, Pelalawan tentunya sangat berkontribusi bagi Riau dan Negara.


"Kami sangat bangga dengan terobosan Bupati Pelalawan HM Harris melalui kawasan techno park di Kabupaten Pelalawan ini. Tentunya kepada seluruh mitra diharapkan mendukung pembangunan di Kabupaten Pelalawan seperti infratruktur jalan, jembatan dan pemukiman, pembukaan jalan dan lain sebagainya," papar Ibnu Munzir.  

Menurutnya, kunjugan kerja spesifik merupakan bagian tugas mulia dewan dan mitra-mitra kerja dalam berkontribusi di provinsi Riau.

"Kita memandang, dengan adanya techno park di Kabupaten Pelalawan adalah ide besar yang merupakan kawasan terpadu dengan berbagai kegiatan industri, pendidikan, penelitian, perkebunan dan lain sebagainya. Kawasan ini juga terkait dengan persoalan jalan yang terintegrasi. Tak hanya jalan-jalan yang menghubungi kawasan techno park namun juga jalan-jalan lainnya yang terhubung dengan jalan nasional. Kita yakin techno park di Kabupaten Pelalawan ini akan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi di Riau dan juga Indonesia. Ini bukan hanya berdampak bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan saja namun juga Indonesia," tegasnya.

Ditambahkannya, Komisi V DPR RI akan mendorong anggaran pembangunan melalui APBN. "Kita sangat merespon pembangunan Techno Park dan pembangunan lainnya di Kabupaten Pelalawan," tutupnya. (adv/zoel)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
TMMD Ke-105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 05/Kampar Kiri Aktifkan Patroli Terpadu Guna Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
Jika Ambil Penambahan Saldo, Nasabah Mandiri Diminta Kembalikan
Timnas Aljazair Juara Piala Afrika 2019 Usai Kalahkan Senegal
Mandiri: Nasabah yang Saldonya Berubah 1,5 Juta Orang
Babinsa Latih Bela Diri Karate Kepada Anak-Anak Sekolah Diwilayah Koramil 05/Kampar Kiri

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad