Home  / Advertorial
Bupati Inhil: Fokus Program DMIJ Plus Terintegrasi Adalah Pengembangan Ekonomi
Kamis, 3 Januari 2019 | 14:33:04
Diskominfo Inhil
INHIL, riaueditor.com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengungkapkan fokus pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Plus Terintegrasi adalah pengembangan ekonomi di kawasan perdesaan.

Hal itu diutarakan Bupati Inhil saat memberikan pidato dalam acara Ramah Tamah dan Arahan Pra-Tugas Fasilitator DMIJ Plus Terintegrasi, Rabu (2/1/2019) di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Inhil, Tembilahan.

Sebagai wujud fokus tersebut, Bupati mengharuskan setiap desa mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini, kata Bupati, telah berdiri 102 BUMDes yang tersebar di desa-desa Kabupaten Inhil.

Berbeda pada periode sebelumnya, program unggulan ini lebih menitikberatkan terhadap pembangunan infrastruktur kawasan perdesaan.

"Pembenahan infrastruktur tinggal 30 persen lagi. Di seluruh desa di Inhil harus terbentuk yang namanya BUMDes. Artinya ada 197 BUMDes yang didirikan sampai akhir tahun 2019 karena titik berat pembangunan dalam DMIJ Plus Terintegrasi adalah ekonomi," ungkap Bupati.

BUMDes, sebut Bupati, nantinya akan berguna untuk memaksimalkan potensi perkelapaan, yang mana BUMDes dikelola untuk mengolah produk turunan kelapa di masing-masing desa.

"Dengan begitu, harapan kita upaya yang dilakukan ini dapat memutus 'mata rantai' yang terlalu panjang sehingga dapat mendongkrak harga jual Kelapa di tingkat petani lokal kita," papar Bupati.

Keberadaan BUMDes nantinya, menurut Bupati akan berfungsi sebagai penampung penjualan Kelapa oleh petani. BUMDes, imbuhnya, akan menyortir kelapa-kelapa kualitas unggul untuk kemudian dijual kepada perusahaan dan sebagiannya lagi diolah.

"Penjualan juga dilakukan kepada BUMD kita yang saat ini telah terbentuk, bernama PT Kelapa Inhil Gemilang. Melalui sistem yang dibentuk ini, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak sejahtera," tukas Bupati.

Mengenai pengolahan produk turunan berbahan baku Kelapa, Bupati berjanji untuk mendatangkan para instruktur untuk melatih masyarakat di setiap desa.

"Nantinya, kita akan memiliki produk turunan berbahan baku yang kita olah sendiri, seperti kecap, minyak goreng, sirup dan kosmetik," tutup Bupati.(Advertorial)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kunjungan Kerja Danrem 031/WB ke Kodim 0314/Inhil
Danrem 031/WB Gelar Kunjungan Kerja Ke Kodim 0314/Inhil
Kodim 0314/Inhil Gelar Komsos bersama Keluarga Besar TNI di Wilayahnya
Pemkab Inhil Terima CSR Dari Bank Riau Kepri
Harga Kelapa Murah, Bupati Inhil Curhat ke Gubri Syamsuar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad