Home  / 
Kowad Seskoad Buktikan Peduli Ketahanan Pangan Saat Pandemi Covid-19
Senin, 10 Agustus 2020 | 18:00:52
(Pen Seskoad)
BANDUNG - Seskoad lakukan upaya ketahanan Pangan dengan melaksanakan budaya menanam di pekarangan saat Pandemi Covid-19 di wilayah asrama Seskoad, Bandung, Senin (10/08/2020).

Pandemi Covid-19 yang telah melanda berbagai belahan dunia selama kurang lebih 4 bulan ini, memberikan dampak yang sangat signifikan pada sektor ekonomi. Resesi ekonomi sebagai dampak wabah Covid-19 telah melanda berbagai negara mulai dari kawasan Amerika dan Eropa termasuk Asia, bahkan sampai di kawasan ASEAN resesi ekonomi telah melanda Philipina & Singapura.

Indonesia telah ikut pula merasakannya, dimana pertumbuhan ekonomi pada Kuartal II tahun 2020 adalah minus 5,32 %. Tidak menutup kemungkinan resesi ekonomi juga akan melanda Indonesia.

Seskoad sebagai bagian TNI AD memiliki tanggung jawab dalam menjaga stabilitas wilayah khususnya di daerah binaan sekitar asrama Seskoad dalam menghadapi kemungkinan terjadinya resesi ekonomi, dengan melakukan kegiatan ketahanan pangan yang melibatkan Kowad Seskoad.

Kegiatan ini merupakan jawaban terhadap kebutuhan mendasar masyarakat di sekitar Seskoad yaitu memenuhi kebutuhan pangan, dengan melakukan penanaman sayur-mayur di dalam lingkungan Seskoad. Panen perdana yang dilakukan Kowad Seskoad merupakan bukti, bahwa Kowad Seskoad juga memiliki kemampuan dalam bercocok tanam guna menghadapi resesi ekonomi yang mungkin akan terjadi di Indonesia.

Mereka bukan hanya mawar penghias taman, tetapi menjadi melati pagar bangsa. Baik dalam komunitas Kowad di asrama, maupun yang sudah berkeluarga, maka mereka tergerak melakukan budaya menanam yang sangat bermanfaat ini dalam situasi Pandemi Covid-19 yang mencekam.

Sebagaimana telah dilakukan oleh Wadan Seskoad Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si., dengan memanfaatkan pekarangan rumah dinasnya menanam sayuran dan buah-buahan. Selain mengurangi pengeluaran untuk membeli sayuran dan buah-buahan, hal tersebut dapat mengurangi interaksi dengan masyarakat yang berisiko tinggi, juga bisa menjaga kondisi tubuh saat Pandemi Covid-19.

Manfaatkan perkembangan teknologi dan informasi untuk mendapatkan pengetahuan tentang bercocok tanam yang baik dan berhasil guna. Jadikan kegiatan positif ini sebagai contoh yang dapat ditiru oleh kita semua," ujarnya. (Pen Seskoad)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tingkatkan Ketahanan Pangan, Dandim Sambas Puji Satgas TMMD Sintang
Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Yonif MR 413 Ajak Warga Gelar Ketahanan Pangan
Pengedar Narkoba Dibekuk Saat Razia Antisipasi Pergeseran Massa Unras Omnibus Law Polsek Bunut
Bersama Warga Koya, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Ketahanan Pangan
Kuala Kampar Grand Design Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor Menuju IP 200 di Luasan Lahan 5806 Hektar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter