Home  / 
Alert! Corona Menyebar di Udara, Face Shield Saja Belum Aman
Minggu, 12 Juli 2020 | 19:05:50
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Membuat Pelindung Wajah (faceshield) untuk Didonasikan.
JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus menekankan pentingnya agar masyarakat mengenakan masker untuk mencegah penularan virus Corona tipe baru.

Juru Bicara Pemerintah khusus Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, berdasarkan dari informasi yang disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) virus Corona bisa menular melalui mikro droplet yang bisa berada di udara dalam waktu yang relatif lama, terutama di ruangan yang sirkulasi udaranya buruk.

"Dari pemberitaan WHO, diyakini penularan virus dapat terjadi melalui droplet. Yang jadi masalah adalah mikro droplet, yang bisa berada di udara yang relatif lama, apalagi di ruangan yang ventilasinya tidak maksimal," kata Yurianto, Minggu (12/7/2020).

Oleh sebab itu, Yuri menekankan pentingnya agar masyarakat selalu mengenakan masker dan bukan hanya mengenakan pelindung wajah (facesiheld) saja untuk mencegah penularan melalui mikro droplet, yang harus diwaspadai.

"Penggunaan masker mutlak harus dilakukan, bukan face shield, lebih baik memang bisa ditambah face shield. Tapi kalau face shield saja tidak memberikan perlindungan yang maksimal," katanya.

Belum lama ini WHO memberi panduan baru terkait penyebaran corona (Covid-19). Hal ini dilakukan untuk menanggapi laporan dari para peneliti awal pekan ini yang menegaskan bahwa Covid-19 menyebar dari udara.

WHO mengakui ada bukti penularan lewat udara, dalam ruang dengan ventilasi yang buruk. Namun menegaskan perlu ada riset lebih lanjut.

Dalam panduan transmisi terbarunya, WHO setuju bahwa beberapa laporan yang berkaitan dengan kondisi ramai di dalam ruangan memungkinkan adanya transmisi. Misalnya dalam ruangan di mana latihan paduan suara dilakukan, di restoran atau di kelas kebugaran. Namun, WHO mengatakan lebih banyak penelitian harus dibuat.

"Sangat dibutuhkan untuk menyelidiki kejadian seperti itu dan menilai signifikansi mereka untuk transmisi COVID-19," kata lembaga itu dikutip Reuters.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Update 27 September: Positif Covid-19 Bertambah 3.874 Jadi 275.213 Orang
Sebelum Positif Covid-19 Rektor IPB Sempat Radang Tenggorokan
Update 26 September: Positif Covid-19 Bertambah 4.494 Jadi 271.339 Orang
Pecah Rekor Lagi, Kasus Positif 25 September 4.823 Orang
Dirut PTPN II Meninggal karena Corona

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter