Nabil FC Layangkan Protes Ke Panpel Kompetisi Piala Nusantara (ISC D) Zona Riau

Redaksi Redaksi
Nabil FC Layangkan Protes Ke Panpel Kompetisi Piala Nusantara (ISC D) Zona Riau
zul/riaueditor.com
Nabil FC Layangkan Protes Ke Panpel Kompetisi Piala Nusantara (ISC D) Zona Riau
PELALAWAN, riauedior.com - Tim Sepakbola dari Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan Nabil FC menyatakan keberatan dan tidak menerima keputusan panitia pelaksana terhadap hasil klasemen akhir Kompetisi Piala Nusantara (ISC D) Zona Riau tahun 2016 yang menetapkan kesebelasan Riau FC dan Pandawalima FC yang mewakili Grup A untuk babak 4 besar.

Manager Nabil FC H Nasril kepada riaueditor.com, Kamis (18/8/2016) menyebutkan beberapa alasan hingga tidak menerima keputusan dari panitia.

1. Regulasi tentang. Pasal 20 ayat (5) point (b) yang diberikan panitia pelaksana kepada Tim peserta tidak dituangkan secara rinci seperti yang dijadikan dasar keputusan panitia pelaksana saat ini atau tidak Ada dalam regulasi dasar keputusannya.

2. Dasar keputusan panitia yang mempergunakan regulasi khusus tentang Pasal 20 ayat (5) poin (b) pelaksanaan ISC D Zon Riau tidak Ada dijelaskan pada saat Technical Meeting

3. Panitia pelaksana tidk menanggapi surat Nabil FC no: 009/NFC-PLLN/VIII/2016 tertanggal 12 Agustus 2016 tentang peninjauan untuk perubahan jadwal pertandingan terakhir Grup A agar dilaksanakan di jam dan waktu yaang sama untuk menghindari salah satu tim ada yang dirugikan serta untuk menjaga sportivitas jadwal awal Nabil FC vs Putra Khatulistiwa diartai pertama dan Riau FC vs Pandawalima FC dipartai kedua.

Dikatakan Nasril, perolehan nilai yang sama yakni Riau FC,Pandawalima FC dan Nabil FC yakni 5 dengan sama-sama menang 1 kali dan seri 2 kali.

Sementara regulasi piala Nusantara (ISC D) tahun 2016 Pasal 20 ayat (5) poin (b) berbunyi apabila terdapat 2 klub atau lebihmemiliki. Jumlah nilai yang sama maka penentuan peringkat ditentukan pertemuan 2 klub head-to head, selisih gol, Jumlah memasukkan gol atau produktifitas serta undian.

"Namun regulasi yang menjadi dasar tidak dilakukan dalam penjabaran hitung-hitungan di atas kertas. Padahal 6 tim peserta lainnya yang mengikuti kompetisi melalui komunikasi yang Kita lakukan Nabil FC lolos dan masuk sebagai Runner UP. Kita gak tau ni cara penjabaran penilaian panitia, apakah masih menggunakan sistem penilaian UEFA 2012 yang tidak umum kalau umumnya kan regulasi pasal 20 ayat (5) poin (b). Kita Lebih produktif dan selisih kemasukan juga kita tetap lolos sebagai Runner Up. Bisa diliat ditabel hasil klasemen akhir," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini