Balita Korban Luka Bakar Asal Rohul Butuh Biaya Pengobatan

Redaksi Redaksi
Balita Korban Luka Bakar Asal Rohul Butuh Biaya Pengobatan
Ist
Balita Nadira asal Rokan Hulu yang mengalami luka bakar serius, butuh uluran tangan.

PEKANBARU - Seorang balita perempuan, Nadira, saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Nadira yang mengalami luka bakar serius membutuhkan uluran tangan dermawan.

Ketidakmampuan membayar uang pengobatan ini karena orang tuanya tidak sanggup melunasi tagihan mencapai Rp20 juta. Nadira masih dirawat di ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad (AA) Pekanbaru sejak Sabtu lalu dengan kondisi luka bakar yang cukup serius mencapai 19%.

Syaiful, kakek Nadira mengatakan saat ini Iwan bapaknya kembali ke Simpang Kanteh, Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) untuk mengurus surat tanda tidak mampu.

Diakui Syaiful, untuk mencukupi biaya hidup sehari-hari saja keluarga Nadira kesulitan.

"Makanya ayah Nadira balik ke Rohul untuk mencari nafkah buat biaya kami di sini. Kami berharap beban kami dapat diringankan," kata Syaiful, Rabu (16/11/2022).

Syaiful mengaku bersyukur, karena sejak dirawat di RSUD, kondisi cucunya sudah semakin membaik.

Luka bakar yang dialami Nadira berawal saat sang ibu Narfila membakar bahan bakar yang dikira bercampur air. Saat itu sang ayah, Iwan baru mengisi minyak di kios, motornya tiba-tiba mogok. Narfila mengeluarkan minyak dari tangki motor dan mengujinya dengan membakar.

Seketika api menyala. Nadira yang ada disampingnya tersambar api yang juga mengenai kaki Iwan.

Menanggapi keluhan keluarga Nadira, Direktur RSUD Arifin Achmad (AA) Wan Fajriyatul Mammunah menjelaskan, membengkaknya tagihan pengobatan Nadira, karena datang berobat tidak menggunakan BPJS.

"Biaya itu timbul karena tindakan medis dan operasi yang dilakukan untuk menangani luka bakar korban. Saat ini masih dalam penanganan intensif," kata Wan.

Wan mengatakan, pihaknya juga sedang mengupayakan solusi bersama dengan bantuan Kitabisa (KB) untuk penggalangan dana. Termasuk dari Baznaz dan berkoordinasi dengan Dinas PPPA.

"Kami juga sedang berkoordinasi dengan Dinas PPPA agar melakukan pendampingan dan investigasi terhadap kejadian yang menimpa balita malang itu karena orang tua. Korban yang masih di bawah umur," ungkap Wan.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini