Dijadikan Museum Perjuangan, Aset Gedung Juang 45 Diserahkan ke PUPR Riau

Redaksi Redaksi
Dijadikan Museum Perjuangan, Aset Gedung Juang 45 Diserahkan ke PUPR Riau
Andi
Gedung Juang 45 Pekanbaru yang akan dijadikan museum perjuangan.

PEKANBARU - Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sudah menyerahkan aset gedung juang ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau. Penyerahan aset ini merupakan tindaklanjut dari rencana Pemprov Riau yang akan menjadikan gedung juang menjadi museum perjuangan.

"Penyerahan aset sementara ke Dinas PU sudah kita lakukan. Mudah-mudahan rehab gedung ini bisa segera dikerjakan," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal, Jumat (4/11/2022).

Selain menyerahkan aset gedung juang ke Dinas PUPR, pihaknya juga sudah merampungkan Detail Engineering Design (DED) dari museum perjuangan Riau tersebut.

"DED nya sudah siap. Tim sudah studi banding ke Jogyakarta dan sudah kita diskusikan," ujarnya.

Yose mengungkapkan, lokasi gedung juang yang akan dijadikan sebagai museum perjuangan ini sangat strategis. Sebab lokasinya berada di jalan protokol dan dekat dengan bandara.

"Ini bisa jadi destinasi wisata sejarah, lokasinya strategis, hanya 3 menit dari bandara," sebutnya.

Selain mempersiapkan gedung, yang tidak kalah penting, kata Yose adalah soal koleksi dari museum itu sendiri. Sebab daya tarik sebuah museum perjuangan adalah dari koleksi benda-benda bersejarah yang nanti akan dipajang dan dipamerkan di dalam museum.

Untuk itu, perlu ada tim khusus yang nanti akan dibentuk untuk menilai dan menentukan benda-benda peninggalan bersejarah apa saja yang bisa dijadikan sebagai koleksi dari museum perjuangan ini.

Selain itu, tim ini juga akan memutuskan dari priode perjuangan diera siapa nanti yang akan kita masukkan ke dalam museum. Termasuk koleksi-koleksi isi museum itu nanti akan dibahas lagi dengan tim.

"Benda bersejarah itukan bisa saja berbentuk pesawat, mariam, dan banyak lagi. Masing-masing daerah kan punya peninggalan benda-benda peninggalan perjuangan. Itu nanti yang akan dilakukan penilaian dan kajian. Karena yang namanya museum itukan yang penting koleksi nya," katanya.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini