Siswa SMPN 6 Siak Hulu Mengaku Diwajibkan Pakai LKS

Redaksi Redaksi
Siswa SMPN 6 Siak Hulu Mengaku Diwajibkan Pakai LKS
SMPN 6 Siak Hulu.(Foto: Andi)

KAMPAR-Seorang siswa UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Siak Hulu Kabupaten Kampar mengaku diwajibkan oleh gurunya agar memiliki Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai bahan pembelajaran di sekolah.

"Wajib om, belajar harus pakai LKS, semua Mapel, " kata SR, siswa SMPN 6 Siak Hulu kepada riaueditor, kemarin.

Guru mapel itu sebut SR mewajibkan satu siswa memiliki satu LKS. Ada 11 mapel yang keseluruhannya harus menggunakan LKS.

"Termasuk mapel BMR (Budaya Melayu Riau), " katanya.

"Kalau numpang LKS dengan kawan, tidak dibolehkan. Kata guru, siswa tak boleh duduk rapat," ujar SR lagi.

Ditanya soal penggunaan buku cetak, SR menyebutkan jarang gurunya menggunakan buku cetak di kelas. Walaupun pernah sekali para siswa disuruh menulis ringkasan dari buku cetak.

Di dalam LKS ini sudah ada ringkasan pelajaran, lengkap dengan soal. Sehingga itu tentunya guru tak repot lagi.

Orang tua tentunya agak keberatan dengan kewajiban membeli LKS ini. Mengeluarkan uang ratusan ribu merupakan sesuatu yang berat bagi orang tuanya, walaupun sekali dalam satu semester. Terlebih lagi bagi orang tua dengan kemampuan ekonomi lemah.

Di pihak sekolah, Kepala UPT SMPN 6 Siak Hulu, Ahmad Ikrom yang menjawab pertanyaan media menyampaikan, pihaknya tak pernah mewajibkan siswa untuk menggunakan LKS.

"Kami pihak sekolah tak pernah mewajibkan siswa untuk memiliki buku LKS Pak," tulis Ahmad Ikrom dalam pesan singkatnya.

"Kata guru memang wajib, karena belajar di kelas menggunakan LKS, " tutur SR.

Penelusuran riaueditor, pada beberapa kasus disinyalir kuat ada keterlibatan kepala sekolah sebagai pimpinan UPT dalam penggunaan LKS ini. Paling tidak, kepala sekolah telah memberi restu dalam hal penggunaan LKS, kendati pun Kemdikbudristek sudah melarang keterlibatan kepala sekolah dalam jual beli LKS ini.

Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Nandang Priyatna terkait masalah itu mengatakan akan menyampaikan kepada pimpinan.

"Kami tindaklanjuti setelah ada arahan," singkatnya.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini