Mendikbudristek Kukuhkan Mei Sebagai Bulan Merdeka Belajar

Redaksi Redaksi
Mendikbudristek Kukuhkan Mei Sebagai Bulan Merdeka Belajar
Malam puncak peringatan Bulan Merdeka Belajar, di Yogyakarta.(Foto: Kemendikbudristek)

PEKANBARU - Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengukuhkan Bulan Mei sebagai bulan Merdeka Belajar. Hal tersebut disampaikan pada malam puncak Merdeka Belajar, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, Senin (29/5/23) malam.

Nadiem Makarim menginginkan bulan Mei atau Bulan Merdeka Belajar ini diperingati dengan semangat untuk memerdekakan pendidikan Di Indonesia.

"Oleh karena itu, pada malam ini saya mengukuhkan bulan Mei sebagai Bulan Merdeka Belajar yang akan senantiasa kita rayakan dengan semangat untuk memerdekakan pendidikan Indonesia," ucapnya.

Mendikbudristek mengungkapkan, Bulan Mei selalu menjadi momen terbaik dan tentu tidak terlupakan dalam perjalanannya sebagai menteri.

Terangnya, setiap bulan Mei ini bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional, hari di mana momentum untuk mengingat dan mengenang pemikiran dan perjuangan Ki Hajar Dewantara.

Ki Hajar Dewantara adalah guru yang sebenar-benarnya guru, seorang pengajar yang percaya bahwa setiap anak punya potensi yang perlu dikembangkan.

"Seorang pendidik yang meyakini bahwa kemerdekaan anak Indonesia untuk belajar adalah kunci dari kemerdekaan bangsa," ucapnya.

Nadiem Makarim melanjutkan, Kemendikbudristek percaya bahwa dengan mengembalikan sistem-sistem pendidikan Indonesia kepada marwah yakni kembali ke cita-cita Ki Hajar Dewantara, anak-anak Indonesia akan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

Oleh karena itulah selama tiga tahun terakhir, Kemendikbudristek terus menginput seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dalam gerakan Merdeka Belajar, menjadi pembawa perubahan yang mendorong transformasi dan kemajuan pendidikan Indonesia.

"Berkat semangat gotong royong kita yang telah mendarah daging dalam tubuh kita sebagai manusia Indonesia, banyak sekali capaian yang berhasil kita capai dalam waktu cukup singkat," katanya.

Mendikbudristek juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah ikut serta dalam perayaan Bulan Merdeka Belajar.

Mulai dari pelajar dan mahasiswa, guru-guru dosen, pemerintah daerah dan mitra beserta seluruh jajaran Kemendikbudristek.

Sebutnya, kerja keras dalam mewujudkan Merdeka Belajar selama tiga tahun terakhir, juga semangat luar biasa untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional dalam satu bulan ini membuktikan bahwa Indonesia sudah siap untuk meneruskan cita-cita Ki Hajar Dewantara.

"Melanjutkan gerakan Merdeka Belajar dan membawa Indonesia melompat ke masa depan layaknya perjuangan Ki Hajar Dewantara yang terus kita lanjutkan, semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan penuh semarak sudah sepatutnya untuk kita ulang," tutupnya.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini