Tutup Usia, Ini Warisan Mantan Menlu Mochtar Kusumaatmadja

Redaksi Redaksi
Tutup Usia, Ini Warisan Mantan Menlu Mochtar Kusumaatmadja
Foto: Mochtar Kusumaatmadja menjadi menteri luar negeri di periode 1978-1988. (@KSPgoid)

JAKARTA - Mantan Menteri Luar Negeri era Orde Baru, Mochtar Kusumaatmadja, tutup usia pada Minggu (6/6/2021).

Seperti diketahui, Mochtar adalah menlu pada periode Maret 1978-1988 yang menggantikan Adam Malik. Tak hanya sebagai diplomat, Mochtar juga seorang akademisi yang pernah menjadi rektor dan Guru Besar di Fakultas Hukum di Universitas Padjajaran.

Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD), Universitas Paramadina, turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Mochtar Kusumaatmadja.

"Semoga beliau Khusnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan keikhlasan," kata Shiskha Prabawaningtyas, Direktur Paramadina Graduate School of Diplomacy, dalam keterangan resmi, Minggu (6/6/2021).

Shiskha menuturkan, Mochtar adalah salah putra bangsa terbaik dan mempunyai pemikiran yang visioner dan strategis dalam merumuskan konsep negara kepulauan yang sebagai wujud konsep kedaulatan teritorial Indonesia, Tanah Air. Konsep yang digaungkan lantang pada podium internasional ke seluruh penjuru dunia melalui Deklarasi Djuanda tahun 1957.

Konsep negara kepulauan yang dalam implementasinya diwujudkan dalam konstruksi "Wawasan Nusantara", wawasan kesatuan bangsa dan negara dalam segala bidang kehidupan politik, ekonomi, kebudayaan, dan pertahanan dan keamanan yang harus diwujudkan demi kepentingan nasional.

"Bangsa Indonesia memberikan penghargaan tertinggi dan tertulus kepada perjuangan diplomasi perbatasan atau "border diplomacy" Indonesia yang dipimpin oleh Prof Mochtar Kusumaatmadja secara gigih dan heroik selama 25 tahun proses diplomasi multilateral dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata dia.

Konsep negara kepulauan Indonesia akhirnya diakui secara internasional ketika diadopsi sebagai bagian dari tatanan kodifikasi hukum internasional pada tanggal 10 Desember 1982 melalui Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa - Bangsa (United Nations on the Law of the Seas/UNCLOS) di Montego Bay, Jamaica. Indonesia meratifikasi UNCLOS melalui UU No. 17 Tahun 1985.

Berdasarkan informasi, Mochtar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

(sumber: CNBCIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini