Polres Pelalawan Tangkap Pelaku Karhutla di SP 5 Rawang Sari

Redaksi Redaksi
Polres Pelalawan Tangkap Pelaku Karhutla di SP 5 Rawang Sari
humas polres pelalawan
Polres Pelalawan Tangkap Pelaku Karhutla di SP 5 Rawang Sari Kecamatan Pangkalan Lesung, kabupaten Pelalawan.
KERUMUTAN, riaueditor.com - Tim Opsnal Polres Pelalawan dan Opsnal Polsek Kerumutan, Kamis (30/7/2015) pagi kemaren melakukan pengejaran terhadap pelaku tindak pidana pembakaran hutan Tugino alias Gino di SP 5 Desa Rawang Sari Kecamatan Pangkalan Lesung yang melakukan tindak pidana pembakaran lahan pada Minggu 19 Juli 2015 lalu.

Hal ini dibenarkan Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan H Sinaga SIK,MHum melalui Paur Humas Ipda M Sijabat kepada riaueditor, Sabtu (1/8/2015). Dikatakannya, Tim Opsnal mendapatkan informasi dari saksi bahwa tersangka Tugino alias Gino berangkat dari rumah bersama tersangka lainnya Alek dan Keling dengan menggunakan mobil Pick Up Suzuki Carry Warna Biru metalik dengan Nopol BM 9660 CB.

Dilanjutkan Paur Humas, sebelum sampai di lokasi karhutla ketiga tersangka mencari kayu patok yang digunakan tersangka untuk penanda lokasi lahan yang akan dibakar seluas lebih kurang 4 hektar.

"Kemudian ketiga tersangka menuju lokasi lahan yang dibakar dan melakukan pembakaran untuk membuka lahan perkebunan dengan menggunakan korek api jenis mancis gas dan minyak oli bekas. Dari informasi tersebut kemudian tim opsnal melakukan pelacakan terhadap keberadaan posisi tersangka untuk kemudian melakukan pengejaran terhadap tersangka Tugino di SP 5 Desa Rawang Sari Kecamatan Pangkalan Lesung," ujarnya.

Tim Opsnal menyita beberapa barang bukti berupa 1 unit pick up Suzuki Carry warna biru metalik dengan nomor Polisi BM 9660 CB. 1 buah botol aqua bekas yang berisikan minyak Tanah, 2 buah botol oli bekas yang berisikan minyak tanah serta 1 gulung tali nilon dan tiga kantong bibit sayuran, paparnya.

"Tersangka Tugino alias Gino kemudian digiring ke Polres Pelalawan. Dari pengakuan tersangka dibantu oleh dua orang rekannya bernama Alek dan Keling," ungkapnya.

Saat ini tim opsnal Polres Pelalawan masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya. "Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 56 ayat 1 Jo Pasal 108 Undang–undang RI Nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan Jo Pasal 69 ayat 1 huruf h Jo Pasal 108 Undangundang RI nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda maksimal 1 milyar rupiah," tandas Ipda M Sijabat.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini