Kebijakan Pusat, Tambahan Vaksin Datang Secara Berkala di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Kebijakan Pusat, Tambahan Vaksin Datang Secara Berkala di Pekanbaru
Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT.

PEKANBARU - Pemerintah pusat mengatur porsi vaksin Covid-19 yang akan dikirim ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia, termasuk bagi Pekanbaru. Tak heran, vaksin yang diterima Pekanbaru datang secara berkala dalam jumlah terbatas.

"Vaksin itu merupakan kebijakan pemerintah pusat. Kami sudah mengajukan tambahan vaksin secara lisan dan tertulis," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Jumat (24/9/2021).

Porsi vaksin Covid-19 untuk semua daerah telah diatur pemerintah pusat itu mengatur. Jadi, Pekanbaru tak bisa memaksakan tambahan vaksin yang diajukan.

"Vaksin Covid-19 ini tetap datang secara berkala, meski tidak sebanyak yang diminta," ungkap Firdaus.

Warga yang belum mendapat vaksin dosis kedua lebih dari 100.000 orang. Dengan kiriman tambahan vaksin dalam sebulan terakhir, Pemko Pekanbaru bisa mengangsur vaksinasi dosis kedua.

"Tambahan vaksin itu juga kami gunakan untuk penyuntikan vaksin pertama, khususnya untuk dunia pendidikan," jelas Firdaus.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru Dokter Arnaldo Eka Putra, Minggu (19/9/2021) kemarin mengatakan, pihaknya terus melakukan vaksinasi terhadap 845.274 jiwa warga Pekanbaru. Vaksinasi dilakukan terhadap warga yang telah dibagi menjadi tiga kelompok.

"Target vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) sebanyak 70.384 orang. Usia antar 18 hingga 59 tahun sebanyak 651.837 orang. Remaja usai 12-17 tahun sebanyak 123.053 orang," ungkapnya.

Berdasarkan data 17 September, lansia (di atas 60 tahun) yang telah divaksin dosis pertama 16.249 orang. Vaksinasi kedua 13.321 orang.

"Lansia yang belum vaksin lengkap 2.928 orang," ujarnya.

Warga berusia 18-60 tahun yang telah divaksin dosis pertama 423.138 orang. Vaksinasi kedua 289.353 orang.

"Warga usia 18 hingga 60 tahun yang belum vaksin lengkap 133.795 orang," sebut Doker Naldo.

Sementara itu, remaja usia 12-17 tahun yang telah divaksin dosis pertama 13.488 orang. Vaksinasi dosis kedua hanya 10.802 orang.

"Belum vaksin lengkap 2.686 orang," jelas Dokter Naldo.

Total warga yang telah divaksin dosis pertama 452.875 orang atau 53,6 persen. Total warga yang telah divaksin dosis kedua 313.476 orang.

"Total warga yang belum divaksin 139.399 orang," sebut Dokter Naldo. (Kominfo1/RD1)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini