Polsek Rumbai Musnahkan 13 Kg Sabu Tangkapan Kos-kosan

Redaksi Redaksi
Polsek Rumbai Musnahkan 13 Kg Sabu Tangkapan Kos-kosan
riaueditor

PEKANBARU - Polsek Rumbai memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 13 kg lebih. Pemusnahan barang bukti sabu ini dengan cara di masukkan ke air mendidih yang dicampur pembersih lantai lalu dibuang ke lubang selokan di Mapolsek Rumbai, Jumat (24/9/2021)

Barang bukti sabu-sabu itu sebelum dimusnahkan diuji sample keaslian narkoba oleh Bidlabfor Polda Riau dengan alat tes narkoba.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi mengatakan, barang bukti 13 kg lebih sabu ini diungkap dari tersangka Ha alias San (45) pada Sabtu (4/9/2021) malam, sekitar pukul 20.30 Wib.

"Dia kita amankan disebuan kosan toko Alfamart Jalan Riau, Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, pada Sabtu (4/9/2021) malam, sekitar pukul 20.30 Wib," ujar Pria Budi didampingi Kapolsek Rumbai AKP Linter Sihaloho dan Kanit Reskrim Iptu Febry Hermawan.

Ia menjelaskan, penangkapan itu berawal dari adanya informasi dari masyarakat tentang seorang pria bernama Ha alias San yang sedang membawa atau menyimpan narkotika jenis sabu di Alfamart Jalan Riau Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.

Dari informasi itu, tim Opsnal Polsek Rumbai kemudian melakukan penyelidikan," kata Febry dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

Tak berapa lama, tim melihat pelaku keluar menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol BM 5813 XX dan berhenti diwarung pecel lele Latanza.

Petugas yang sebelumnya telah mengikuti tersangka langsung melakukan penangkapan, namun belum menemukan hasil.

Setelah diinterogasi dan dilakukan penggeledahan dikosannya, tim menemukan 13,68 Kg sabu yang dikemas dalam bungkusan teh China asal Malaysia di dalam lemari kamarnya.

"Barang bukti yang disita berupa 13 kg lebih sabu, 1 buku tulis catatan penjualan, 2 unit timbangan digital, 2 unit alas pres plastik, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol BM 5813 XX, handphone, tas rangsel warna merah dan barang bukti lainnya terkait narkoba," pungkas Pria Budi.

Kepada petugas, Ha alias San mengaku dirinya disuruh oleh H dan C, yang saat ini telah berstatus daftar pencarian orang (DPO). (**)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini