Polisi Tangkap Pemilik Travel Umroh Pelaku Penganiayaan Karyawan Cafe Angel's Wing

Redaksi Redaksi
Polisi Tangkap Pemilik Travel Umroh Pelaku Penganiayaan Karyawan Cafe Angel's Wing
Tersangka Muhammad Dawood saat diamankan setalah sempat 2 kali mangkir dari panggilan polisi.

PEKANBARU - Pengusaha travel Haji Umrah Riau Muhammad Dawood alias David Tan, pelaku penganiayaan karyawan cafe, Javi Martin (27) ditangkap Polresta Pekanbaru, Rabu (22/9/2021) malam.

Muhammad Dawood ditangkap oleh Tim Jatanras Polresta Pekanbaru di kafe Sultan Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, setelah sempat dua kali mangkir dari panggilan polisi. Tersangka pun tidak memenuhi pemanggilan penyidik tanpa alasan yang jelas.

Setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif, pemilik travel haji PT Riau Wisata Hati yang mualaf sejak tahun 2007 itu langsung ditahan oleh penyidik.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap Muhammad Dawood.

"Benar, setelah menjalani pemeriksaan langsung ditahan," ujar Pria Budi, Kamis (23/9/2021).

Seperti diketahui kasus ini berawal dari keributan yang terjadi antara staf Muhammad Dawood dengan Jevi Martin di bar and lounge Cafe Angel's Wing Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, pada Minggu (15/6/2021) malam lalu.

Asyik minum hingga sekitar pukul 02.00 WIB, karyawan Angel's Wing akan menutup tempat tersebut dan mematikan lampu. Karena memang waktu operasional sudah habis. Namun tindakan itu tidak diterima oleh Muhammad Dawood dan kawan-kawannya, hingga ditegur.

Karena jawaban karyawan (Jevi Martin) kasar, sehingga terjadi aksi penganiayaan.

Esok harinya, Senin (16/6/2021), pihak Angel's Wing menjembatani untuk dilakukan pertemuan dan mediasi antara pelapor dengan terlapor di Karambia Kafe lantai 2, tapi korban malah dianiaya lagi.

Atas kejadian ini Jevi Martin melaporkan pihak Muhammad Dawood ke Polresta Pekanbaru dengan dugaan pengeroyokon. Video keributan penganiayaan ini sempat viral di media sosial.

Dalam kasus ini polisi juga telah mengamankan barang bukti. Diantaranya pecahan gelas kaca yang digunakan untuk melakukan penganiayaan. Kemudian ada pula rekaman CCTV di TKP yang disita petugas. (D2)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini