Melawan dan Nekad Lompat ke Laut Saat Ditangkap, Kurir Narkoba Tewas Tenggelam di Perairan Rupat Utara

Redaksi Redaksi
Melawan dan Nekad Lompat ke Laut Saat Ditangkap, Kurir Narkoba Tewas Tenggelam di Perairan Rupat Utara
istimewa

PEKANBARU - Iwan (40), satu dari dua kurir narkoba ditemukan tewas dengan kondisi terapung di Perairan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan itu sebelumnya, pada Rabu (3/8/2022) lalu, sewaktu di bekuk tim gabungan Polairud Polres Bengkalis bersama Bea Cukai mencoba melawan petugas dan membuang barang bukti sabunya kelaut.

”Dia (Iwan), saat pertugas gabungan menggerebek kapal mereka yang akan bertransaksi narkotika dilaut tepatnya di perairan Rupat, mencoba melawan dengan menendang petugas Bea Cukai hingga jatuh ke laut. Setelah petugas jatuh Iwan mencoba kabur dengan melompat. Kerja tim menjadi bertambah. Selain mencari barang bukti narkoba yang dibuang, juga mencari Irwan,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto di Mapolda, Selasa (16/8/2022) sore.

Ketika itu, barang bukti sabu seberat 3,5 gram berhasil didapati kembali. Sementara Iwan hilang di tengah perairan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Jasad Iwan baru temukan 3 hari setelah kejadian oleh seorang nelayan bernama Mardianto alias Acong (47).

Temuan mayat pria mengapung itu kemudian dilaporkan Acong kepada Polairud yang berposko di Pulau Terluar itu. Petugas lalu membawa mayat tersebut ke Puskesmas Tanjung Medang, Rupat.

Berdasarkan penyelusuran petugas mayat tanpa identitas itu, akhirnya ditemukan adanya seorang istri yang mengaku suaminya tidak pulang pulang selama 3 hari. Setelah dicek ciri ciri jasad tersebut, sang istri memastikan itu adalah suaminya.

Namun setelah mayat dimakamkan, timbul kecurigaan sang istri jika ada penyebab lain kematian suaminya. Ia pun meminta pihak kepolisian menggali kubur suaminya untuk diotopsi. Permintaan pihak keluarga itu dipenuhi petugas. Otopsi pun dilakukan di RSUD Dumai.

Tim Forensik dari Universitas Riau (UNRl) melakukan otopsi terhadap jenazah dan hasilmya Iwan dipastikan tewas akibat tenggelam.

Kesimpulan ini disampaikan tim dokter Forensik yang menemukan pasir dan lumpur pada batang tenggorokan dan isi lambungnya tersangka Iwan.

"Rekan korban inisial RH dan barang bukti sabu seberat 3,5 gram sudah kita amankan di Mapolda Riau,” tutup Sunarto untuk pendalaman lebih lanjut. (Nad)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini