Mantan Bupati Inhil Dua Priode, Indra Mukhlis Adnan Tersangka Kasus Korupsi Penyertaan Modal BUMD

Redaksi Redaksi
Mantan Bupati Inhil Dua Priode, Indra Mukhlis Adnan Tersangka Kasus Korupsi Penyertaan Modal BUMD
ilustrasi

TEMBILAHAN - Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyertaan modal BUMD PT Gemilang Citra Mandiri

Dua tersangka itu adalah Zainul Ihwan selaku Direktur BUMD PT CGM dan mantan Bupati Indragiri Hilir dua priode (2003-2008 dan 2008-2013) lndra Mukhlis Adnan.

"Zainul Ihwan dan Indra Muklis ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyertaan modal pada BUMD Kabupaten Indragiri Hilir PT GCM tahun 2004, 2005, 2006," kata Kasi Intel Kejari Inhil, Haza Putra Jumat (17/6/2022).

Menurut Haza, penetapan kedua tersangka setelah Kejari Inhil melakukan penyidikan dengan memeriksa 40 saksi dan dua saksi ahli.

Kejari juga menyita beberapa dokumen terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam penyertaan modal senilai Rp 4,2 miliar pada PT GCM.

"Kita telah melakukan penyitaan terhadap beberapa dokumen terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi berasal dari APBDP 2004 Kabupaten Indragiri Hilir sebesar 4,2M tersebut," jelasnya.

Diketahui penyertaan modal BUMD PT GCM menggunakan uang APBD Inhil tahun 2004 sebesar Rp4,2 miliar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat, kerugian negara sebesar Rp 1.168.725.695. (**)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini