Tahap Pencegahan Covid-19, Polsek Bunut Terus Lakukan Ops Yustisi

Redaksi Redaksi
Tahap Pencegahan Covid-19, Polsek Bunut Terus Lakukan Ops Yustisi
riaueditor

BUNUT, riaueditor.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Bunut jajaran Polres Pelalawan kembali melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi diwilayah hukumnya, Senin (23/11).


Kali ini giat Operasi Yustisi dipimpin langsung olej Kapolsek Bunut AKP Rokhani di Jalan Lintas Bono Kelurahan Pangkalan Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan  


Operasi Yustisi didasarkan pada instruksi Presiden No 6 tahun 2020, Peraturan Bupati Pelalawan No 63 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Pelalawan No 71 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 dan penerapan denda/sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.


"Pada Peraturan Bupati Pelalawan No 63 tahun 2020 pada Pasal 7 ayat (1) huruf a bagi pelanggar perorangan terdapat beberapa sanksi administratif diantaranya berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif dan/atau penyitaan kartu identitas," kata Kapolsek.


Meskipun beberapa hari ini Polsek Bunut telah menindak para pelanggar protokol kesehatan dengan sanksi berupa kerja sosial, namun masih saja mendapati beberapa warga yang masih tidak menggunakan masker saat berada diluar rumah.


"Bahkan beberapa orang yang sedang melintas dan melihat ada Operasi Yustisi mereka dengan sengaja memutar arah untuk menghindari petugas," ujar Kapolsek.


Dalam operasi yang digelar kali ini, Polsek Bunut menindak sejumlah pelanggar yang tak mengenakan masker. Para pelanggar ini langsung dikenakan sanksi kerja sosial yakni membersihkan sampah yang berada di Jalan Lintas Bono.


Tercatat ada 14 pelanggar yang tidak menggunakan masker selama Operasi Yustisi yang digelar ini, dengan rincian 13 orang dikenakan sanksi kerja sosial dan 1 orang hanya diberikan sanksi teguran lisan.


"Untuk kegiatan Operasi Yustisi yang kita gelar tadi, kita mendapati 14 orang pelanggar protokol kesehatan dengan rincian tidak menggunakan masker ada 13 diantaranya memilih sanksi kerja sosial dan 1 lainnya sanksi teguran lisan," jelas AKP Rokhani. (**)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini